Mau tau tips sukses public speaking yg efektif dan benar saat kamu melakukan presentasi ?

Berikut Panduan Belajar Cepat tentang Cara Menjadi Pembicara Public speaking yang Efektif buat kamu.

Ketika saya menerima klien baru yg telah mendaftar untuk mengikuti kelas public speaking, Sebenarnya saya sudah mempersiapkan materi jangka pendek untuk kelas ini, namun saya malah dapat pertanyaan dari klien tersebut.

“Coba beri saya cerita singkat yg akan membantu saya untuk menjadi pembicara public speaking g lebih baik ?”

Disitu saya berpikir, “Bisakah saya meringkas kursus pelatihan public speaking kami menjadi beberapa singkat cerita untuk klien satu ini ?” jawabannya tentu saja tidak.

Anehnya saya malah menemukan pendekatan yang menurut saya sangat membantu dalam hal menjadi pembicara yang lebih tepat waktu.

Yaitu memikirkan bagaimana pembicara public speaking yg  lebih dinamis dan mudah diingat oleh pendengar.

Menciptakan lingkungan yg tepat adalah Kunci sukses dalam public speaking

Menjadi pembicara di depan umum yang hebat adalah seseorang yg dengan nyaman menyampaikan materi nya jauh dari naskah yg sudah disiapkan.

Kamu tidak boleh menyamakan hal ini dengan konferensi bisnis atau akademik terakhir yang kamu hadiri.

Karena tugas pembicara adalah membawa pendengar kedalam sebuah perjalanan yg intelektual, emosional dan menggairahkan.

Untuk mendapatkan hal ini, yg pertama harus kamu lakukan adalah menciptakan lingkungan yg tepat.

Dengan cara itu, pendengar akan mengambil apa yang mereka lihat dan memperhatikan apa yg akan kamu sampaikan.

Jika kamu memiliki kecenderungan bergantung pada konten yg ada di naskah, maka kamu tidak akan memahami dinamika berbicara kamu di depan umum.

Ada lima alat utama yg harus kamu perhatikan ketika agar memberikan kinerja yg efektif saat public speaking :

  • Kontak mata dan ekspresi wajah
  • Bahasa tubuh 
  • Terhubung dengan penonton
  • Bisa menguasai panggung
  • Drama dan efek

Jika kamu bisa menguasai 5 diatas maka kamu akan jauh lebih mudah menjadi public speaking yg baik dan efektif.

Cara agar kamu bisa terhubung dengan penonton

Pikirkan bahwa kamu berada ditempat yg tepat, Ini dimaksudkan untuk menunjukkan narsisme yang bisa menjadi faktor utama saat demam panggung.

Pembicara yang cemas dan defensif terlalu fokus mempersiapkan diri mereka dan berpikir bahwa ‘tidak ada yang salah’ jika mereka mengingat setiap sudut dan celah topik yg mereka sampaikan.

Namun, bukankah lebih bagus jika kamu berbagi pengetahuan dan hasrat kamu dengan orang-orang yang tertarik dengan topik tersebut seperti? daripada fokus dengan materi yg akan kamu sampaikan.

Maka dari itu buatlah hubungan yg baik dengan pendengar agar apa yg kamu sampaikan didengar, dan diresapi oleh para pendengar yg ada disana.

Semoga artikel yang kami bagikan cukup bermanfaat buat kamu yg sedang mempelajari , ingin tahu atau menimba ilmu di dunia public speaking.

Ketika kamu gugup berbicara didepan umum dan rasa percaya diri kamu kurang. ayo bergabung dengan kelas kami sekarang juga untuk meningkatkan rasa percaya diri kamu dan menjadi pembicara yg baik.

Kamu akan mendapat mentor yg tepat dan bisa meningkatkan rasa percaya diri kamu saat berbicara didepan umum.

Hubungi Pelatihan soft skill sekarang juga !! KLIK DISINI 

ATAU klik tombol hubungi kami.

Yuk tunggu apalagi gabung kelas public speaking kami sekarang juga !!

Artikel by Resty Noviani

Ingin Meningkatkan Kepercayaan Diri, Karir atau Bisnis? Yuk Ikut Seminar Public Speaking di Bandung

Mau Ebook & Webinar Gratis

ebook gratis

Silahkan Isi Form Berikut Ini Dulu :

Pantes gak kritis, kamu kejebak confirmation bias kan ? Pelajari biar kamu lebih kritis.

Bayangkan ini: Kamu sedang berdiskusi dengan teman-teman kantor tentang proyek baru. Kamu yakin banget bahwa ide yang kamu ajukan adalah yang paling efektif. Lalu, ketika ada data yang menunjukkan kalau pendekatan lain mungkin lebih baik, kamu malah sibuk mencari...

2 tipe manusia waktu ngadepin masalah, flight or fight. Mana yang bagus buat mental health ?

Bayangkan ini, kamu sedang berada di ruang kerja, tenggelam dalam laporan yang harus selesai sebelum jam lima sore. Tiba-tiba, bosmu masuk dengan wajah serius dan berkata, “Ada masalah besar. Klien kita tidak puas, dan kita butuh solusi cepat!” Kamu langsung merasa...

Mau terus semangat ? Kamu harus dapetin positive reinforcement waktu kerja ! 

Ceritanya, kamu adalah seorang manajer baru di sebuah perusahaan. Ada seorang karyawan, Andi, yang kelihatannya selalu datang tepat waktu dan rajin menyelesaikan pekerjaannya. Tapi, kamu merasa ada yang kurang. Kinerjanya konsisten, tapi dia terlihat datar—seolah-olah...

Setelah kamu paham attachment styles kamu gak bakal bingung lagi kalau di ghosting sahabatmu

Kamu punya dua teman baik: Rina dan Dika. Ketika kamu tiba-tiba menghilang dari grup chat selama seminggu karena sibuk, respons mereka benar-benar berbeda. Rina langsung menelpon, bertanya apakah kamu baik-baik saja. Nada suaranya terdengar cemas, tapi dia juga...

Sabar itu bagus tapi kamu jangan sampai emotion repression. Mental health kamu bisa rusak.

Kamu baru saja keluar dari ruang rapat setelah perdebatan panas dengan atasanmu. Ada satu momen di mana kamu merasa ingin meledak, ingin mengatakan semua yang ada di pikiranmu. Tapi kamu menahannya. Sebaliknya, kamu hanya tersenyum kecil, mengangguk, lalu keluar...

Saya gak bisa tidur ternyata saya ngalamin hypervigilance, jangan jangan kamu juga ?

Hari itu, kamu sedang duduk di sebuah kafe, menikmati secangkir kopi setelah hari yang panjang di kantor. Tapi meski suasananya tenang, pikiranmu justru tidak berhenti bergerak. Setiap pintu yang terbuka membuatmu menoleh. Suara tawa dari meja sebelah terasa terlalu...

Dapatkan kebahagiaan dengan self compassion, bukan lembek tapi demi mental health.

Kamu baru saja pulang dari kantor setelah hari yang berat. Hari ini, semua yang kamu coba rasanya gagal. Presentasi yang kamu persiapkan semalaman tidak berjalan seperti rencana, dan atasanmu memberikan kritik yang menurutmu menyakitkan. Di perjalanan pulang,...

Kebenaran tentang Overthinking ! Gak bahaya asalkan kamu jangan banyak inner critic ya.

Bayangkan ini: Kamu sedang mempersiapkan presentasi penting di kantor. Kamu sudah berlatih berjam-jam, menyusun slide yang sempurna, dan memastikan semuanya rapi. Tapi saat berdiri di depan cermin, suara kecil di dalam kepalamu mulai bicara, “Kamu nggak cukup bagus....

Sabar kamu gak males kamu cuman burnout. Yuk semangat lagi artikel ini

Bayangkan ini: Kamu sudah bekerja non-stop selama tiga bulan terakhir. Setiap hari penuh dengan deadline, meeting, dan revisi yang seakan tidak ada habisnya. Akhir pekan? Ah, jangan harap bisa santai, karena ada kerjaan tambahan yang harus diselesaikan. Kamu merasa...

Bahaya yang gak keliatan ! Ternyata Cognitive dissonance yang bikin kamu stress

Kamu sedang duduk di sebuah kafe dengan seorang teman baikmu, Andi. Obrolan awalnya santai, membahas pekerjaan dan rencana liburan. Namun, suasana berubah ketika kamu membahas investasi. Kamu mengatakan, “Menurutku, investasi di reksa dana lebih aman untuk pemula.”...