Kita pernah mengalami ini, melihat motivator, membaca cerita yang inspiratif atau disemangati oleh orang yang kita sayang. Kita akan dengan sekejap bersemangat dan ingin melakukan banyak hal. Kita merasa sebagai orang paling hebat di dunia dan bisa mencapai semua target kita.

1 minggu pun berlalu, kemanakah semangat itu ?
1 bulan pun berlalu, semua terasa membosankan apalagi banyak hal yang menghalangi kita. Akhirnya target kita dirasa tidak penting dan tidak masuk akal.

Kita pernah mengalami itu.

Bicara tentang motivasi, kita sering lupa mengenai sebuah hal penting

TEKAD

Dalam bahasa Inggris lebih tepatnya adalah grit. Yaitu sebuah kemampuan untuk mempertahankan semangat dalam waktu yang panjang. Grit juga membuat kita kuat untuk bisa melewati semua tantangan yang menghadang kita untuk maju.

Untuk mencapai kesuksesan kita tidak bisa hanya bersemangat di permulaan saja, kita membutuhkan api semangat yang terus menyala. Redup sedikit tidak masalah tapi bagaimana kita bisa membangun semangat itu kembali.

Ada pepatah yang mengatakan, orang yang berlatih keras akan dapat mengalahkan mereka yang bertalenta.
Bruce lee pun pernah berkata, “Saya lebih takut kepada seseorang yang berlatih 1 buah pukulan selama 100 hari daripada seseorang yang berlatih 100 kali pukulan tapi hanya sekali.”

Yang perlu ditekankan disini adalah konsistensi, repetisi dan latihan. Agar kita tidak kehilangan semangat dan bisa terus berlatih maka kita perlu menguatkan tekad kita.

Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menciptakan tekad.
1. Kejarlah sesuatu yang memang kau suka.
Hati hati dalam hal ini, saat mengerjakan sesuatu yang kita suka maka kita akan mengerjakannya tanpa alasan apapun. Bahkan tanpa perlu dibayar sekalipun. Jangan naif, ingat segala sesuatu bisa menjadi uang kalau kita pelajari.
Saat ini di Indonesia sedang ramai tentang banyaknya Youtuber dengan penghasilan besar. Mereka mengerjakan apa yang PASTI mereka suka tapi mereka juga mempelajari bagaimana dengan video mereka bisa memberikan penghasilan.
(tidak semua jenis video bisa menghasilkan uang)

2. Rutinitas.
Menurut teori jika seseorang melakukan sebuah kegiatan selama 21 hari berturut turut maka kegiatan tersebut akan menjadi kebiasaan. Menurut Bill Gates untuk menjadi master di sebuah bidang kita perlu mengerjakannya selama 10.000 jam.

Saat saya mengerjakan tulisan ini, saya sedang dalam proses tantangan 30 hari menulis NONSTOP. Apapun kondisinya maka saya harus membuat artikel. Tidak terasa sekarang sudah di hari ke 25, rasa lelah suntuk yang biasanya menghambat dalam menulis entah kenapa bisa diatasi dengan sendirinya. Teori tentang 21 hari tersebut ternyata benar!

Jadi buatlah sebuah rutinitas !

Buat tahapan dari apa yang ingin kita capai, bagi target kita menjadi target kecil. Misal ingin membuat 365 artikel. Mulailah dengan 1 artikel, beri target harus buat 10 artikel, lalu 20 artikel, 100 artikel hingga 365 artikel. Akan lebih mudah mencapai target per 10 daripada 100 kan ?

Buat juga milestone atau pengingat atas pencapaian yang telah kita buat. Agar kita ingat bahwa kita bisa mencapai tahapan yang sebelumnya. Berikan juga penghargaan setiap kita mencapai milestone yang ditargetkan. Misal makanan yang disukai, mainan atau sesuatu yang bisa mengingatkan pencapaian kita.

3. Lingkungan
Lingkungan membentuk siapa diri kita. Penuhi hidup kita dengan orang yang ambisius. Ingat manusia adalah makhluk hidup yang dilengkapi emosi. Saat kita melihat orang bersemangat maka kita akan ikut bersemangat karena emosi itu menular.

Mari kita mulai 2019 ini dengan membuat resolusi dan kekuatan tekad untuk menjalaninya !

Sukses buat kita semua

#30DWCday25

sumber : https://betterhumans.coach.me/this-is-how-to-grow-your-grit-5-secrets-from-research-9c78c803093e

Ingin Meningkatkan Kepercayaan Diri, Karir atau Bisnis? Yuk Ikut Seminar Public Speaking di Bandung

Mau Ebook & Webinar Gratis

ebook gratis

Silahkan Isi Form Berikut Ini Dulu :

Pantes gak kritis, kamu kejebak confirmation bias kan ? Pelajari biar kamu lebih kritis.

Bayangkan ini: Kamu sedang berdiskusi dengan teman-teman kantor tentang proyek baru. Kamu yakin banget bahwa ide yang kamu ajukan adalah yang paling efektif. Lalu, ketika ada data yang menunjukkan kalau pendekatan lain mungkin lebih baik, kamu malah sibuk mencari...

2 tipe manusia waktu ngadepin masalah, flight or fight. Mana yang bagus buat mental health ?

Bayangkan ini, kamu sedang berada di ruang kerja, tenggelam dalam laporan yang harus selesai sebelum jam lima sore. Tiba-tiba, bosmu masuk dengan wajah serius dan berkata, “Ada masalah besar. Klien kita tidak puas, dan kita butuh solusi cepat!” Kamu langsung merasa...

Mau terus semangat ? Kamu harus dapetin positive reinforcement waktu kerja ! 

Ceritanya, kamu adalah seorang manajer baru di sebuah perusahaan. Ada seorang karyawan, Andi, yang kelihatannya selalu datang tepat waktu dan rajin menyelesaikan pekerjaannya. Tapi, kamu merasa ada yang kurang. Kinerjanya konsisten, tapi dia terlihat datar—seolah-olah...

Setelah kamu paham attachment styles kamu gak bakal bingung lagi kalau di ghosting sahabatmu

Kamu punya dua teman baik: Rina dan Dika. Ketika kamu tiba-tiba menghilang dari grup chat selama seminggu karena sibuk, respons mereka benar-benar berbeda. Rina langsung menelpon, bertanya apakah kamu baik-baik saja. Nada suaranya terdengar cemas, tapi dia juga...

Sabar itu bagus tapi kamu jangan sampai emotion repression. Mental health kamu bisa rusak.

Kamu baru saja keluar dari ruang rapat setelah perdebatan panas dengan atasanmu. Ada satu momen di mana kamu merasa ingin meledak, ingin mengatakan semua yang ada di pikiranmu. Tapi kamu menahannya. Sebaliknya, kamu hanya tersenyum kecil, mengangguk, lalu keluar...

Saya gak bisa tidur ternyata saya ngalamin hypervigilance, jangan jangan kamu juga ?

Hari itu, kamu sedang duduk di sebuah kafe, menikmati secangkir kopi setelah hari yang panjang di kantor. Tapi meski suasananya tenang, pikiranmu justru tidak berhenti bergerak. Setiap pintu yang terbuka membuatmu menoleh. Suara tawa dari meja sebelah terasa terlalu...

Dapatkan kebahagiaan dengan self compassion, bukan lembek tapi demi mental health.

Kamu baru saja pulang dari kantor setelah hari yang berat. Hari ini, semua yang kamu coba rasanya gagal. Presentasi yang kamu persiapkan semalaman tidak berjalan seperti rencana, dan atasanmu memberikan kritik yang menurutmu menyakitkan. Di perjalanan pulang,...

Kebenaran tentang Overthinking ! Gak bahaya asalkan kamu jangan banyak inner critic ya.

Bayangkan ini: Kamu sedang mempersiapkan presentasi penting di kantor. Kamu sudah berlatih berjam-jam, menyusun slide yang sempurna, dan memastikan semuanya rapi. Tapi saat berdiri di depan cermin, suara kecil di dalam kepalamu mulai bicara, “Kamu nggak cukup bagus....

Sabar kamu gak males kamu cuman burnout. Yuk semangat lagi artikel ini

Bayangkan ini: Kamu sudah bekerja non-stop selama tiga bulan terakhir. Setiap hari penuh dengan deadline, meeting, dan revisi yang seakan tidak ada habisnya. Akhir pekan? Ah, jangan harap bisa santai, karena ada kerjaan tambahan yang harus diselesaikan. Kamu merasa...

Bahaya yang gak keliatan ! Ternyata Cognitive dissonance yang bikin kamu stress

Kamu sedang duduk di sebuah kafe dengan seorang teman baikmu, Andi. Obrolan awalnya santai, membahas pekerjaan dan rencana liburan. Namun, suasana berubah ketika kamu membahas investasi. Kamu mengatakan, “Menurutku, investasi di reksa dana lebih aman untuk pemula.”...