Sedikit berbeda adalah lebih baik daripada sedikit lebih bagus.

~ Deddy Corbuzier

Pepatah ini dapat kita buktikan pada perkembangan Dunia saat ini. Peradaban Manusia saat ini dianggap sudah sangat maju, kita manusia modern memiliki semua hal yang kita butuhkan untuk bertahan hidup. Akibatnya susah sekali untuk membuat produk baru masuk dalam kehidupan sehari hari.

Keunikan adalah suatu hal yang MUTLAK di bidang marketing. Kita tidak perlu membuat sebuah penemuan atau alat baru untuk bisa masuk dalam industri perdagangan. Cukup dengan menjadi unik maka kita akan memiliki pasar tersendiri.

Blue Ocean Strategy.

Adalah sebuah buku yang membahas tentang pentingnya keunikan dalam mengembangkan produk kita. Dalam buku tersebut dikatakan di sebuah laut atau danau dengan banyak ikan dengan jenis yang sama dapat membuat laut yang biru (blue ocean) menjadi laut berwarna merah (red ocean).

Warna merah yang ada di laut tersebut bukan warna air tapi warna merah dari darah ikan yang saling makan disana. Di bidang marketing red ocean adalah pasar dimana terlalu banyak produk masuk di dalamnya. Pada akhirnya para produsen yang berperang di kolam tersebut akan saling “membunuh”. Biasanya dengan perang harga, saling menjatuhkan harga.

Siapa yang rugi saat perang harga ? Semua produsen yang melakukannya.

Siapa yang menjadi pemenang di kompetisi perang harga ? Tidak ada karena semua mendapat profit yang sedikit dan akhirnya merugi karena ternyata pembeli tidak semua berpindah ke produsen dengan harga terendah.

Lalu ada teknik Blue Ocean Strategy yang sebenarnya sudah lama diterapkan di bidang marketing. Laut yang berwarna biru dengan jumlah ikan yang sesuai sehingga semua ikan dapat hidup dengan tenang.

Daripada kita terjun di laut dengan kompetisi luar biasa dan produsen yang sudah terlalu banyak maka sebagai produsen baru jadikan produk kita “UNIK”.

Kita akan terjun ke laut lain dimana sedikit ikan yang ada disana. Tapi tidak ada yang saling membunuh di dalam laut itu, karena jumlah konsumen dan produsen yang pas. Tidak perlu takut untuk terjun ke pasar yang baru, meskipun konsumennya sedikit tapi mereka konsumen yang setia. Lambat laun maka akan ada pergesaran dari konsumen dari “red ocean” ke laut kita. Konsumen akan mempelajari keunikan kita, dan apabila mereka tertarik mereka akan masuk ke pasar yang kita buat.

Catatan :

Strategy ini sudah dilakukan oleh Apple Macintosh, Lamborghini, Rolex, wakai dan banyak perusahaan yang terlihat sebagai barang yang unik dengan komunitas minoritas.