Coba ingat momen ini: kamu pulang kerja setelah hari yang sangat sibuk. Deadline bertumpuk, bos terus menekan, dan kolega memintamu membantu tugas mereka. Sampai di rumah, kamu duduk di sofa sambil memegang ponsel, tapi bukannya merasa rileks, kamu malah semakin lelah. “Kenapa ya aku merasa burnout terus?” pikirmu. Lalu kamu ingat, kapan terakhir kali kamu benar-benar meluangkan waktu untuk dirimu sendiri?

Mungkin inilah saatnya kamu butuh self-care.


self care

Apa Itu Self-Care dalam Psikologi?

Self-care adalah upaya sadar untuk menjaga kesehatan fisik, mental, dan emosional. Ini bukan sekadar tentang mandi busa atau memesan makanan favorit—meski itu bisa jadi bagian kecilnya. Dalam psikologi, self-care adalah strategi yang dirancang untuk mengelola stres, meningkatkan kesejahteraan, dan memperkuat ketahanan mental.

Menurut American Psychological Association (APA), self-care membantu kita mengatur emosi, menjaga hubungan interpersonal, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Jenis-Jenis Self-Care:

  1. Fisik: Makan makanan bergizi, olahraga, tidur cukup.
  2. Emosional: Mengenali dan menerima perasaan, berbicara dengan teman atau terapis.
  3. Mental: Melatih mindfulness, membaca buku yang memberi inspirasi.
  4. Sosial: Meluangkan waktu untuk orang-orang yang mendukungmu.
  5. Spiritual: Meditasi, berdoa, atau mencari makna hidup.

Apa Bahaya Self-Care?

Nah, mungkin kamu bertanya, “Emangnya self-care bisa bahaya?” Jawabannya: iya, kalau dilakukan dengan cara yang salah.

  1. Overindulgence
    Jika self-care diterjemahkan sebagai indulgensi berlebihan, seperti belanja impulsif atau makan berlebihan, itu malah bisa membawa masalah baru, seperti stres finansial atau masalah kesehatan.
  2. Menghindari Tanggung Jawab
    Kadang, orang menggunakan self-care sebagai alasan untuk menghindari pekerjaan atau tanggung jawab. Bukannya membantu, ini justru membuat stres bertambah.
  3. Egois Berlebihan
    Self-care yang sehat tidak berarti mengabaikan kebutuhan orang lain. Kalau kamu hanya fokus pada dirimu sendiri, hubunganmu dengan orang lain bisa terganggu.

cara self care

Bagaimana Cara Melakukan Self-Care yang Sehat?

1. Kenali Kebutuhanmu

Langkah pertama adalah mengenali apa yang tubuh dan pikiranmu butuhkan. Apakah kamu butuh istirahat? Atau mungkin butuh berbicara dengan teman dekat?

  • Tips: Coba tulis jurnal harian tentang perasaanmu. Ini membantu kamu mengenali pola emosi dan kebutuhanmu.

2. Jangan Merasa Bersalah

Banyak orang merasa bersalah ketika meluangkan waktu untuk diri sendiri, terutama jika mereka punya banyak tanggung jawab. Ingat, kamu nggak bisa membantu orang lain kalau kamu sendiri kelelahan.

  • Contoh: Luangkan waktu 30 menit setiap hari untuk melakukan aktivitas yang kamu nikmati tanpa merasa harus “produktif”.

3. Buat Rutinitas Self-Care

Self-care yang efektif adalah yang dilakukan secara konsisten, bukan hanya saat kamu merasa stres.

  • Tips: Jadwalkan aktivitas self-care seperti olahraga ringan atau meditasi di pagi hari sebelum memulai aktivitas.

4. Cari Keseimbangan

Self-care bukan berarti melupakan tanggung jawab atau mengabaikan hubungan dengan orang lain. Cari keseimbangan antara memenuhi kebutuhanmu sendiri dan membantu orang lain.

  • Contoh: Setelah hari yang sibuk bekerja, sempatkan waktu untuk mendengarkan cerita pasangan atau teman dekatmu.

5. Manfaatkan Bantuan Profesional

Jika stres atau burnout terasa terlalu berat, jangan ragu untuk mencari bantuan dari psikolog atau konselor. Kadang, self-care terbaik adalah meminta pertolongan.


Contoh Praktis Self-Care

Bayangkan kamu seorang mahasiswa yang merasa kewalahan menghadapi ujian. Daripada terus belajar tanpa henti sampai kamu kelelahan, kamu memutuskan untuk:

  1. Tidur cukup setiap malam agar otakmu bisa memproses informasi lebih baik.
  2. Meluangkan waktu untuk olahraga ringan di pagi hari agar tubuhmu tetap segar.
  3. Bermeditasi 10 menit sebelum tidur untuk menenangkan pikiranmu.

Hasilnya? Kamu merasa lebih fokus, energik, dan percaya diri saat menghadapi ujian.


Kesimpulan

Self-care adalah investasi dalam dirimu sendiri. Dengan meluangkan waktu untuk menjaga kesehatan mental, emosional, dan fisik, kamu bukan hanya menjadi versi terbaik dari dirimu, tapi juga bisa lebih hadir untuk orang-orang di sekitarmu.

Ingat, self-care bukan egois. Kamu layak mendapatkan perhatian yang sama seperti yang kamu berikan pada orang lain. Jadi, yuk mulai sisihkan waktu untuk dirimu sendiri! 😊

Profil coach Roy Biantoro
Seorang pengusaha muda yang sering berbagi ke berbagai perusahaan, instansi pemerintah dan lembaga pendidikan. Coach Roy udah membagikan ilmu di bidang penjualan (selling), komunikasi, kepemimpinan, kerjasama tim, pelayanan serta bagaimana meningkatkan motivasi tim.
Ayo rasakan perubahan di tim Anda dengan training bersama coach Roy Biantoro. Hubungi kami di 08954 1283 3285

Ingin Meningkatkan Kepercayaan Diri, Karir atau Bisnis? Yuk Ikut Seminar Public Speaking di Bandung

Mau Ebook & Webinar Gratis

ebook gratis

Silahkan Isi Form Berikut Ini Dulu :

85% public speaking pemimpin gagal memahami ini. Kamu sudah tau ?

Coba cek tim kamu. Apakah ??? Tim datang dari berbagai latar. Beragam budaya. Berbeda cara bicara. ? Sebagai pemimpin, bagaimana seharusnya public speaking pemimpin yang kamu lakukan. Saat meeting sepertinya gak pernah ada masalah. Semua kelihatannya paham. Namun...

Teknik kepemimpinan yang salah, ingin tim selalu damai dan kompak. Hati hati meledak.

Jangan sampai kamu mengalami hal ini di kantor kamu. Meeting tenang. Nada bicara halus.Semua terlihat saling menghargai. Saya pulang dengan perasaan aman.Tidak ada perdebatan.Tidak ada gesekan. Namun beberapa minggu kemudian, muncul masalah besar Terjadi pertengakaran...

SOLUSI sederhana untuk kesalahan komunikasi pemimpin. FEEDBACK, ini caranya

Ada pemandangan yang sering muncul di perusahaan. Saya tanya,“Ada masukan?” Ruangan hening.Beberapa orang senyum.Ada yang menunduk. Saya lanjut,“Kalau ada ide, silakan ya.” Semua terlihat paham . Aman. tapi...Sepi. Akhirnya keputusan tetap diambil.Beberapa minggu...

kesalahan cara komunikasi leader paling umum. 90% pejabat melakukan ini

Ada momen yang sering terjadi di ruang meeting dengan cara komunikasi leader yang seperti ini Saya jelaskan panjang lebar.Pakai istilah strategis.Kalimat keren JARGON kebarat baratan agar terdengar pintar. Tim mengangguk serempak. dan....Saya merasa komunikasi...

Memberikan arahan yang jelas justru membuat tim kamu bingung, ini teknik komunikasi pemimpin yang benar

Coba cek apakah tim kamu mengalami ini ? Email masuk bertubi-tubi. Chat grup nyala terus. Undangan meeting datang tanpa jeda. Saya yakin niatnya baik.Semua ingin cepat.Semua ingin lengkap. Namun yang sering terjadi justru sebaliknya.Pesan penting tenggelam.Aksi nyata...

Ternyata ini kesalahan teknik presentasi kamu yang buat tim kamu gak capai target. PAKAI SMART

Pernah ngalamin momen ini? Saya bilang ke tim,“Tolong ini diselesaikan secepatnya ya.” Tim mengangguk.Saya merasa pesan sudah tersampaikan.Saya lanjut ke agenda berikutnya. Beberapa hari lewat.Hasil datang.Dan… saya terdiam. Cepat sih tapi hasilnya ternyata berbeda...

Kamu pernah nanya saat meeting tapi ga ada yang tanggapi ? Ini kesalahan komunikasi pemimpin yang pasti kamu lakukan.

Coba jujur sebentar ya. Pernah ada momen seperti ini:Saya tanya ke tim,mereka jawab panjang,saya angguk-angguk…lalu di kepala saya sudah sibuk nyusun jawaban. Saat mereka selesai, saya langsung kasih solusi. Rasanya produktif.Rasanya efisien.Rasanya seperti pemimpin...

Kamu merasa sudah menjelaskan berjam jam tapi tim kamu kok masih bingung ?

Pernah nggak kamu merasa seperti ini: Saya sudah jelasin.Saya sudah ulangi.Saya bahkan merasa ini basic banget. Tapi…Tim masih salah jalan.Hasilnya melenceng.Dan akhirnya saya geleng-geleng kepala sambil mikir,“Ini mereka yang nggak nangkap, atau saya yang kurang...

8 dari 10 pengusaha tidak bisa memimpin. Solusinya cukup dengan Public Speaking Pemimpin

Sebagai seorang trainer dengan ratusan jenis profesi dan klien, sangat disayangkan banyak sekali klien saya adalah seorang pengusaha. Mereka rata rata tidak bisa melakukan public speaking pemimpin sehingga produktivitas dari perusahaan menurun. Rata rata mereka...

Stop bohongin diri sendiri ! Lakukan Shadow work buat self healing diri kamu

"Mengenal Dirimu Lebih Dalam dengan Shadow Work" Bayangkan kamu sedang duduk di kamar, sendirian. Hari itu berat banget—ada sesuatu yang membuatmu merasa nggak nyaman, tapi kamu nggak tahu kenapa. Lalu, sebuah pertanyaan muncul di kepala, “Kenapa aku selalu merasa...