Cara kedua menurut Robert T Kiyosaki adalah Self Employee.

Self Employee adalah salah satu cara menghasilkan pendapatan yang menggiurkan. Jika berhasil membuat PERSONAL BRANDING yang bagus serta bertahan cukup lama maka seseorang bisa kaya raya .

Self Employee adalah bekerja untuk diri sendiri, kita bekerja untuk mendapatkan penghasilan di perusahaan sendiri ataupun tanpa perusahaan.

Yang termasuk dalam golongan ini adalah
Freelancer
Youtuber
Penulis
Artis
Pengacara.
Dokter
Motivator
Notaris
Cirinya adalah tidak adanya struktur organisasi di dalam usaha yang dia jalankan, jika ada pun hanya manajer dan sekretaris saja. Ciri lainnya adalah penggunaan nama pribadi sebagai nama perusahaannya.

Jika Anda berada di jalur ini maka selamat Anda sudah berada di jalur yang tepat. Self Employee merupakan cara yang “PALING MENYENANGKAN” untuk menghasilkan uang. Biasanya mereka yang sukses di self employee adalah mereka yang mengerjakan hobi mereka. Dengan mengerjakan hobi maka bekerja terasa menyenangkan.

TAPI HATI HATI…

Bukan berarti bekerja itu harus sesuai hobi ! Banyak yang mengerjakan hobinya tanpa memikirkan penghasilan.
Jadikanlah lahan penghasilan kita sebagai hobi. Kerjakan sesuatu yang menghasilkan dulu baru pelajarilah cara agar pekerjaan kita menyenangkan.

Kelemahan dari self employee adalah penghasilan Anda sangat bergantung pada nama baik Anda. Saat artikel ini ditulis, di televisi sedang ramai diperbincangkan tentang artis yang tersangkut prostitusi. Nama baik artis, tingkat penghasilan yang telah dicapai saat ini akan tiba tiba hilang jika salah melangkah.

Kelemahan lain dari self employee adalah waktu yang relatif kurang fleksibel. Jika Anda berhenti bekerja maka penghasilan Anda otomatis berhenti. Memang jika Anda bisa menghasilkan uang yang cukup banyak saat bekerja Anda akan dapat libur kapanpun. Tapi bukan berarti selamanya Anda bisa liburan kan ?

Ingin Meningkatkan Kepercayaan Diri, Karir atau Bisnis? Yuk Ikut Seminar Public Speaking di Bandung

Mau Ebook & Webinar Gratis

ebook gratis

Silahkan Isi Form Berikut Ini Dulu :

Pantes gak kritis, kamu kejebak confirmation bias kan ? Pelajari biar kamu lebih kritis.

Bayangkan ini: Kamu sedang berdiskusi dengan teman-teman kantor tentang proyek baru. Kamu yakin banget bahwa ide yang kamu ajukan adalah yang paling efektif. Lalu, ketika ada data yang menunjukkan kalau pendekatan lain mungkin lebih baik, kamu malah sibuk mencari...

2 tipe manusia waktu ngadepin masalah, flight or fight. Mana yang bagus buat mental health ?

Bayangkan ini, kamu sedang berada di ruang kerja, tenggelam dalam laporan yang harus selesai sebelum jam lima sore. Tiba-tiba, bosmu masuk dengan wajah serius dan berkata, “Ada masalah besar. Klien kita tidak puas, dan kita butuh solusi cepat!” Kamu langsung merasa...

Mau terus semangat ? Kamu harus dapetin positive reinforcement waktu kerja ! 

Ceritanya, kamu adalah seorang manajer baru di sebuah perusahaan. Ada seorang karyawan, Andi, yang kelihatannya selalu datang tepat waktu dan rajin menyelesaikan pekerjaannya. Tapi, kamu merasa ada yang kurang. Kinerjanya konsisten, tapi dia terlihat datar—seolah-olah...

Setelah kamu paham attachment styles kamu gak bakal bingung lagi kalau di ghosting sahabatmu

Kamu punya dua teman baik: Rina dan Dika. Ketika kamu tiba-tiba menghilang dari grup chat selama seminggu karena sibuk, respons mereka benar-benar berbeda. Rina langsung menelpon, bertanya apakah kamu baik-baik saja. Nada suaranya terdengar cemas, tapi dia juga...

Sabar itu bagus tapi kamu jangan sampai emotion repression. Mental health kamu bisa rusak.

Kamu baru saja keluar dari ruang rapat setelah perdebatan panas dengan atasanmu. Ada satu momen di mana kamu merasa ingin meledak, ingin mengatakan semua yang ada di pikiranmu. Tapi kamu menahannya. Sebaliknya, kamu hanya tersenyum kecil, mengangguk, lalu keluar...

Saya gak bisa tidur ternyata saya ngalamin hypervigilance, jangan jangan kamu juga ?

Hari itu, kamu sedang duduk di sebuah kafe, menikmati secangkir kopi setelah hari yang panjang di kantor. Tapi meski suasananya tenang, pikiranmu justru tidak berhenti bergerak. Setiap pintu yang terbuka membuatmu menoleh. Suara tawa dari meja sebelah terasa terlalu...

Dapatkan kebahagiaan dengan self compassion, bukan lembek tapi demi mental health.

Kamu baru saja pulang dari kantor setelah hari yang berat. Hari ini, semua yang kamu coba rasanya gagal. Presentasi yang kamu persiapkan semalaman tidak berjalan seperti rencana, dan atasanmu memberikan kritik yang menurutmu menyakitkan. Di perjalanan pulang,...

Kebenaran tentang Overthinking ! Gak bahaya asalkan kamu jangan banyak inner critic ya.

Bayangkan ini: Kamu sedang mempersiapkan presentasi penting di kantor. Kamu sudah berlatih berjam-jam, menyusun slide yang sempurna, dan memastikan semuanya rapi. Tapi saat berdiri di depan cermin, suara kecil di dalam kepalamu mulai bicara, “Kamu nggak cukup bagus....

Sabar kamu gak males kamu cuman burnout. Yuk semangat lagi artikel ini

Bayangkan ini: Kamu sudah bekerja non-stop selama tiga bulan terakhir. Setiap hari penuh dengan deadline, meeting, dan revisi yang seakan tidak ada habisnya. Akhir pekan? Ah, jangan harap bisa santai, karena ada kerjaan tambahan yang harus diselesaikan. Kamu merasa...

Bahaya yang gak keliatan ! Ternyata Cognitive dissonance yang bikin kamu stress

Kamu sedang duduk di sebuah kafe dengan seorang teman baikmu, Andi. Obrolan awalnya santai, membahas pekerjaan dan rencana liburan. Namun, suasana berubah ketika kamu membahas investasi. Kamu mengatakan, “Menurutku, investasi di reksa dana lebih aman untuk pemula.”...