Jika kamu sedang mencari trik mencari topik public speaking yg menarik minat para audiens, disini kami punya teknik menarik yg bisa kamu pelajari.

Teknik satu ini cukup sederhana, elegan, kuat dan pastinya akan menggugah minat para pendengar secara emosional.

Alasan kamu bisa yakin hal itu akan berhasil adalah,karena audiens itu sendiri yg akan memutuskan menerima apa yg akan kamu bicarakan.

Trik mencari topik public speaking menarik dan tepat adalah dengan memilih topik yg kamu kuasai.

Sebagian besar dari kita pastinya memahami bahwa alasan kita hadir di hadapan audiens adalah karena keahlian materi yg kita punya bukan?

lagipula,memangnya ada orang yg mau mendengarkan kita, jika kita tidak tau topik apa yg akan kita sampaikan ?

Kebanyakan public speaker hanya fokus pada hal itu saja. padahal, berbicara didepan umum tidak hanya berfokus pada materi yg akan kamu sampaikan, melainkan bagaimana kamu bisa menarik perhatian para audiens.

Aspek paling alami yg menghambat keberhasilan saat berbicara didepan umum adalah keterampilan pembicara dalam menempatkan diri mereka.

Kami memiliki 3 langkah yg bisa membangun dan menyampaikan presentasi yg  benar di hadapan audiens.langkah-langkahnya meliputi :

  1. Memahami audiens kamu
  2. Menemukan tujuan pembicaraan kamu
  3. Mengetahui cara melibatkan dan mengaktifkan pendengar

Audiens, Tujuan, dan Keterlibatan

Saat ini terlalu banyak pembicara yg bekerja didalam ruangan yg hampa dalam membangun public speaking mereka.

Mereka terlalu fokus pada “keahlian materi pelajaran” dibandingkan memperhatikan audiens yg merupakan sumber dari semua informasi.

Saat ini mulailah menganalisis apa yg kamu harus lakukan agar audiens tertarik dengan apa yg kamu bicarakan.

Katakanlah hal ini kamu lakukan agar memahami siapa mereka dan apa yang mereka cari saat menjadi pendengar kamu.

Hal ini akan membuat mereka mempertimbangkan susunan, harapan dan preferensi yg akan kamu sampaikan.

Kamu akan berbicara tentang apa yang akan membantu kamu memenuhi tujuan ini dengan audiens ini, berdasarkan kebutuhan mereka saat ini.

Ini adalah langkah tepat untuk mengumpulkan materi kamu yang sebenarnya. Kamu cukup memasukkan segala sesuatu yang akan membantumu mencapai tujuan tindakan ini, dan meninggalkan apapun yang tidak  berguna.

Berhenti menjadi seseorang yg brilian

Ketika kamu sudah memberikan mereka materi pidato yg sangat bagus, buatlah topik itu sedekat mungkin dengan para audiens.

Ini adalah cara ampuh untuk memutuskan topik pembicaraan kamu kepada mereka, karena saat ini materi yg harus kamu sampaikan adalah hal yg berhubungan dengan mereka, bukan tentang siapa kamu.

Itulah beberapa hal yang harus kamu ketahui tentang Trik mencari topik public speaking menarik.

Kunjungi artikel lainnya di Pelatihansoftskill.com untuk mendapatkan info menarik seputar public speaking lainnya.

Cari kelas public speaking yg memiliki mentor bersertifikat ? atau mau meningkatkan kepercayaan diri kamu ?

Hubungi Pelatihan soft skill sekarang juga !! KLIK DISINI 

ATAU klik tombol hubungi kami.

Klik tombol dibawah ini untuk melakukan pesanan

Artikel by Resty Noviani

Ingin Meningkatkan Kepercayaan Diri, Karir atau Bisnis? Yuk Ikut Seminar Public Speaking di Bandung

Mau Ebook & Webinar Gratis

ebook gratis

Silahkan Isi Form Berikut Ini Dulu :

Pantes gak kritis, kamu kejebak confirmation bias kan ? Pelajari biar kamu lebih kritis.

Bayangkan ini: Kamu sedang berdiskusi dengan teman-teman kantor tentang proyek baru. Kamu yakin banget bahwa ide yang kamu ajukan adalah yang paling efektif. Lalu, ketika ada data yang menunjukkan kalau pendekatan lain mungkin lebih baik, kamu malah sibuk mencari...

2 tipe manusia waktu ngadepin masalah, flight or fight. Mana yang bagus buat mental health ?

Bayangkan ini, kamu sedang berada di ruang kerja, tenggelam dalam laporan yang harus selesai sebelum jam lima sore. Tiba-tiba, bosmu masuk dengan wajah serius dan berkata, “Ada masalah besar. Klien kita tidak puas, dan kita butuh solusi cepat!” Kamu langsung merasa...

Mau terus semangat ? Kamu harus dapetin positive reinforcement waktu kerja ! 

Ceritanya, kamu adalah seorang manajer baru di sebuah perusahaan. Ada seorang karyawan, Andi, yang kelihatannya selalu datang tepat waktu dan rajin menyelesaikan pekerjaannya. Tapi, kamu merasa ada yang kurang. Kinerjanya konsisten, tapi dia terlihat datar—seolah-olah...

Setelah kamu paham attachment styles kamu gak bakal bingung lagi kalau di ghosting sahabatmu

Kamu punya dua teman baik: Rina dan Dika. Ketika kamu tiba-tiba menghilang dari grup chat selama seminggu karena sibuk, respons mereka benar-benar berbeda. Rina langsung menelpon, bertanya apakah kamu baik-baik saja. Nada suaranya terdengar cemas, tapi dia juga...

Sabar itu bagus tapi kamu jangan sampai emotion repression. Mental health kamu bisa rusak.

Kamu baru saja keluar dari ruang rapat setelah perdebatan panas dengan atasanmu. Ada satu momen di mana kamu merasa ingin meledak, ingin mengatakan semua yang ada di pikiranmu. Tapi kamu menahannya. Sebaliknya, kamu hanya tersenyum kecil, mengangguk, lalu keluar...

Saya gak bisa tidur ternyata saya ngalamin hypervigilance, jangan jangan kamu juga ?

Hari itu, kamu sedang duduk di sebuah kafe, menikmati secangkir kopi setelah hari yang panjang di kantor. Tapi meski suasananya tenang, pikiranmu justru tidak berhenti bergerak. Setiap pintu yang terbuka membuatmu menoleh. Suara tawa dari meja sebelah terasa terlalu...

Dapatkan kebahagiaan dengan self compassion, bukan lembek tapi demi mental health.

Kamu baru saja pulang dari kantor setelah hari yang berat. Hari ini, semua yang kamu coba rasanya gagal. Presentasi yang kamu persiapkan semalaman tidak berjalan seperti rencana, dan atasanmu memberikan kritik yang menurutmu menyakitkan. Di perjalanan pulang,...

Kebenaran tentang Overthinking ! Gak bahaya asalkan kamu jangan banyak inner critic ya.

Bayangkan ini: Kamu sedang mempersiapkan presentasi penting di kantor. Kamu sudah berlatih berjam-jam, menyusun slide yang sempurna, dan memastikan semuanya rapi. Tapi saat berdiri di depan cermin, suara kecil di dalam kepalamu mulai bicara, “Kamu nggak cukup bagus....

Sabar kamu gak males kamu cuman burnout. Yuk semangat lagi artikel ini

Bayangkan ini: Kamu sudah bekerja non-stop selama tiga bulan terakhir. Setiap hari penuh dengan deadline, meeting, dan revisi yang seakan tidak ada habisnya. Akhir pekan? Ah, jangan harap bisa santai, karena ada kerjaan tambahan yang harus diselesaikan. Kamu merasa...

Bahaya yang gak keliatan ! Ternyata Cognitive dissonance yang bikin kamu stress

Kamu sedang duduk di sebuah kafe dengan seorang teman baikmu, Andi. Obrolan awalnya santai, membahas pekerjaan dan rencana liburan. Namun, suasana berubah ketika kamu membahas investasi. Kamu mengatakan, “Menurutku, investasi di reksa dana lebih aman untuk pemula.”...