Menit terakhir adalah hal yg harus kamu perhatikan karena inilah trik membuat public speaking kamu berkesan di mata para pendengar.

Seperti kebanyakan pembicara lainnya, Kamu mungkin khawatir tentang isi pidato atau presentasi kamu benar atau tidaknya.

Karena materi kamu merupakan inti dari topik yg akan kamu bahas, cukup wajar jika kamu khawatir tentang meninggalkan informasi yg seharusnya kamu sertakan di dalam naskah.

Pada tahap perencanaan, bahkan selama periode latihan Anda, masuk akal jika kamu  terus “memeriksa” dan memastikan kamu mendapatkan semua poin penting yg akan dibicarakan

Namun jika dibiarkan terlalu lama, hal itu akan membuat kamu menyibukkan diri dengan menyampaikan konten yang tepat dan tentunya bisa membuat kamu cemas saat diatas panggung.

Lebih buruknya lagi nya hal itu bisa merusak tujuan utama kamu dalam presentasi yaitu terhubung dengan para pendengar.

Situasinya sama persis dengan yang dihadapi aktor saat mereka naik ke atas panggung. Jadi mari kita mulai membahas mengenai apa yang harus kamu lakukan pada menit terakhir agar pidato kamu sukses.

Cara membuat public speaking kamu berkesan adalah bisa mengatur pernapasan.

Semua ini adalah bagian tak terpisahkan dari pertanyaan yang sering saya dengar sebagai pelatih pelatih public speaking.

Sering saya mendengar “Apa yang harus saya lakukan sebelum melakukan public speaking?”.

Dan sebagai coach saya selalu merasa saya bisa menjawabnya dengan baik. Terdapat dua jawaban untuk hal ini,, yang satu berkaitan dengan tubuh dan yang lainnya dengan pikiran.

Mari kita mulai dari tubuh terlebih dahulu, Dalam semua hal yang berkaitan dengan berbicara, kita harus memulainya dengan napas.

Sebelum kamu bisa mempertimbangkan apa pun yang berkaitan dengan kinerja yang sukses, kamu harus bisa mempersiapkan diri kamu dan fokus.

Elemen terpenting dalam pertunjukan apapun yang terhubung dengan panggung adalah selalu fokus. Dan cara mencapai fokus yang kuat yaitu dimulai dari pernapasan.

Materi kamu tentu saja akan membantu kamu dalam menyampaikan pesan. Namun hal itu,tidak akan membantu kamu dalam mengatur  ketenangan, kehadiran, dan kemampuan untuk terhubung dengan pendengar.

Jadi hentikan terlalu memikirkan konten dan pastikan kamu berlatih pernafasan diafragma. Dan pelajari cara menenangkan saraf sebelum berbicara.

Bagaimana agar Terhubung dan Mempengaruhi Setiap pendengar

Bagaimana kamu bisa terhubung dengan tentang apa yang akan mereka katakan?

Fokuskan diri kamu ke dalam pertanyaan itu dan kamu akan memenuhi peran kamu sebagai pembicara.

Menariknya, kamu tidak akan kehilangan sedikitpun materi yang sebenarnya kamu ketahui dengan baik saat ini.

Bahkan jika kamu melakukannya, kamu akan tetap menjadi seseorang yang hadir dan menjangkau penonton.

Bukankah itu lebih baik daripada menjadi pembicara yang ingin fokus menyampaikan konten tanpa terhubung dengan para pendengar?

Itulah beberapa hal yang harus kamu ketahui tentang cara membuat public speaking kamu berkesan di menit terakhir.

Kunjungi artikel lainnya di Pelatihansoftskill.com untuk mendapatkan info menarik seputar public speaking lainnya.

Cari kelas public speaking yg memiliki mentor bersertifikat ? atau mau meningkatkan kepercayaan diri kamu ?

Hubungi Pelatihan soft skill sekarang juga !! KLIK DISINI
ATAU klik tombol hubungi kami.

Klik tombol dibawah ini untuk melakukan pesanan

Artikel by Resty Noviani

Ingin Meningkatkan Kepercayaan Diri, Karir atau Bisnis? Yuk Ikut Seminar Public Speaking di Bandung

Mau Ebook & Webinar Gratis

ebook gratis

Silahkan Isi Form Berikut Ini Dulu :

Pantes gak kritis, kamu kejebak confirmation bias kan ? Pelajari biar kamu lebih kritis.

Bayangkan ini: Kamu sedang berdiskusi dengan teman-teman kantor tentang proyek baru. Kamu yakin banget bahwa ide yang kamu ajukan adalah yang paling efektif. Lalu, ketika ada data yang menunjukkan kalau pendekatan lain mungkin lebih baik, kamu malah sibuk mencari...

2 tipe manusia waktu ngadepin masalah, flight or fight. Mana yang bagus buat mental health ?

Bayangkan ini, kamu sedang berada di ruang kerja, tenggelam dalam laporan yang harus selesai sebelum jam lima sore. Tiba-tiba, bosmu masuk dengan wajah serius dan berkata, “Ada masalah besar. Klien kita tidak puas, dan kita butuh solusi cepat!” Kamu langsung merasa...

Mau terus semangat ? Kamu harus dapetin positive reinforcement waktu kerja ! 

Ceritanya, kamu adalah seorang manajer baru di sebuah perusahaan. Ada seorang karyawan, Andi, yang kelihatannya selalu datang tepat waktu dan rajin menyelesaikan pekerjaannya. Tapi, kamu merasa ada yang kurang. Kinerjanya konsisten, tapi dia terlihat datar—seolah-olah...

Setelah kamu paham attachment styles kamu gak bakal bingung lagi kalau di ghosting sahabatmu

Kamu punya dua teman baik: Rina dan Dika. Ketika kamu tiba-tiba menghilang dari grup chat selama seminggu karena sibuk, respons mereka benar-benar berbeda. Rina langsung menelpon, bertanya apakah kamu baik-baik saja. Nada suaranya terdengar cemas, tapi dia juga...

Sabar itu bagus tapi kamu jangan sampai emotion repression. Mental health kamu bisa rusak.

Kamu baru saja keluar dari ruang rapat setelah perdebatan panas dengan atasanmu. Ada satu momen di mana kamu merasa ingin meledak, ingin mengatakan semua yang ada di pikiranmu. Tapi kamu menahannya. Sebaliknya, kamu hanya tersenyum kecil, mengangguk, lalu keluar...

Saya gak bisa tidur ternyata saya ngalamin hypervigilance, jangan jangan kamu juga ?

Hari itu, kamu sedang duduk di sebuah kafe, menikmati secangkir kopi setelah hari yang panjang di kantor. Tapi meski suasananya tenang, pikiranmu justru tidak berhenti bergerak. Setiap pintu yang terbuka membuatmu menoleh. Suara tawa dari meja sebelah terasa terlalu...

Dapatkan kebahagiaan dengan self compassion, bukan lembek tapi demi mental health.

Kamu baru saja pulang dari kantor setelah hari yang berat. Hari ini, semua yang kamu coba rasanya gagal. Presentasi yang kamu persiapkan semalaman tidak berjalan seperti rencana, dan atasanmu memberikan kritik yang menurutmu menyakitkan. Di perjalanan pulang,...

Kebenaran tentang Overthinking ! Gak bahaya asalkan kamu jangan banyak inner critic ya.

Bayangkan ini: Kamu sedang mempersiapkan presentasi penting di kantor. Kamu sudah berlatih berjam-jam, menyusun slide yang sempurna, dan memastikan semuanya rapi. Tapi saat berdiri di depan cermin, suara kecil di dalam kepalamu mulai bicara, “Kamu nggak cukup bagus....

Sabar kamu gak males kamu cuman burnout. Yuk semangat lagi artikel ini

Bayangkan ini: Kamu sudah bekerja non-stop selama tiga bulan terakhir. Setiap hari penuh dengan deadline, meeting, dan revisi yang seakan tidak ada habisnya. Akhir pekan? Ah, jangan harap bisa santai, karena ada kerjaan tambahan yang harus diselesaikan. Kamu merasa...

Bahaya yang gak keliatan ! Ternyata Cognitive dissonance yang bikin kamu stress

Kamu sedang duduk di sebuah kafe dengan seorang teman baikmu, Andi. Obrolan awalnya santai, membahas pekerjaan dan rencana liburan. Namun, suasana berubah ketika kamu membahas investasi. Kamu mengatakan, “Menurutku, investasi di reksa dana lebih aman untuk pemula.”...