Marketing sering sekali kita jumpai, saat kita pergi ke Mall atau kesesuatu tempat selalu saja ada yang menawarkan brosur ataupun bebicara secara langsung nemawarkan sesuatu agar kita beli. Sebenarnya sepenting apakah itu marketing sampai sampai tidak pernah ada berhentinya orang mewarkan barang ataupun saja setiap harinya kepada orang lain.
Untuk sebuah perusahaan marketing berperan sangat penting, maka dari itu marketing tidak ada habisnya menawarkan setiap barang maupun jasa kepada konsumen.
Perusahaan membutuhkan marketing karena dari situlah sebuah perusahaan mendapatkan pemasukan, dengan banyaknya pemasukan maka dengan begitu perusahaan akan semakin berkembang. Perusahaan yang sudah berkembangpun tetap membutuhkan marketing karena jika tidak ada maka perusahaan akan jatuh bangkrut.
Namun apakah kamu tahu arti dari marketing itu sendiri? Marketing adalah aktivitas, serangkaian institusi, dan proses menciptakan, mengomunikasikan, menyampaikan, dan mempertukarkan tawaran yang bernilai bagi pelanggan, klien, mitra, dan masyarakat umum.
Dengan adanya marketing maka kita dapat mengetahui apa saja yang banyak dibutuhkan oleh konsumen, apa saja yang saat ini banyak dicari oleh konsumen. Maka dari itu marketing berperan sangat penting untuh sebuah perusahaan.
Berikut ini adalah Tips menjadi marketing handal yang banyak dicari:

1.Susun strategi penjualan
Dengan menyusun strategi penjualan adalah tujuan untuk menarik perhatian pelanggan. Menyusun strategi penjualan dengan cara memberikan diskon untuk para konsumen atau dengan memberikan voucer/bonus secara cuma Cuma kepada konsumen agar konsumen lebih tertarik untuk berbelanja. Dengan begitu antara konsumen satu dengan yang lainnya secara tidak langsung akan memberikan informasi tersebut menjadi lebih luas lagi.

2.Tentukan konsumen
Menentukan konsumen sesuai dengan barang ataupun jasa yang ditawarkan. Jika anda menjual produk kosmetik maka pasar yang anda butuhkan adalah remaja wanita, dengan menentukan konsumen anda tidak akan kesulita untuk menawarkan barang tersebut.

3.Memahami produk yang ditawarkan
Kadang kala kita bertemu dengan konsumen yang sangat jeli. Nah, disinilah anda harus dapat menempatkan diri anda karena adalah seorang penjual maka anda harus jauh lebih mengetahui produk anda meliputi kelebihan, manfaat dan kualitas dari produk yang tawarkan. Jika anda mengetahui jauh lebih dari konsumen maka konsumen tidak akan merasa ragu untuk membeli barang yang ditawarkan.

4.Memberikan kesan yang baik
Biasanya konsumen akan menilai bagaimana cara kita memperlakukan konsumen. Hal yang harus kita lakukan adalah selalu menunjukkan kesopanan, ramah, berkomunikatif dan tidak terkesan dengan memaksa. Kadang jika kita terlalu memaksa maka konsumen akan merasa tidak nyaman, maka dari itu kesan yang baik harus dibangun agar menjadi Marketing yang handal

5.Memperluas relasi
Dengan memperluas relasi, bisnis kita akan menjadi banyak dikenal oleh orang lain. Jika anda menjadi pembicara dalam sebuah seminar maka tidak ada salahnya ada mempromosikan bisnis anda agar dapat jauh lebih dikenal oleh orang banyak.
Dari uraian tersebut dapat anda lakukan saat anda akan berhadapan dengan para konsumen, masih banyak cara yang lain namun secara garis besar adalah selalu jalinlah komunikasi dengan para konsumen anda, buatlah konsumen anda menjadi lebih loyal terhadap perusahaan.

Ingin Meningkatkan Kepercayaan Diri, Karir atau Bisnis? Yuk Ikut Seminar Public Speaking di Bandung

Mau Ebook & Webinar Gratis

ebook gratis

Silahkan Isi Form Berikut Ini Dulu :

Pantes gak kritis, kamu kejebak confirmation bias kan ? Pelajari biar kamu lebih kritis.

Bayangkan ini: Kamu sedang berdiskusi dengan teman-teman kantor tentang proyek baru. Kamu yakin banget bahwa ide yang kamu ajukan adalah yang paling efektif. Lalu, ketika ada data yang menunjukkan kalau pendekatan lain mungkin lebih baik, kamu malah sibuk mencari...

2 tipe manusia waktu ngadepin masalah, flight or fight. Mana yang bagus buat mental health ?

Bayangkan ini, kamu sedang berada di ruang kerja, tenggelam dalam laporan yang harus selesai sebelum jam lima sore. Tiba-tiba, bosmu masuk dengan wajah serius dan berkata, “Ada masalah besar. Klien kita tidak puas, dan kita butuh solusi cepat!” Kamu langsung merasa...

Mau terus semangat ? Kamu harus dapetin positive reinforcement waktu kerja ! 

Ceritanya, kamu adalah seorang manajer baru di sebuah perusahaan. Ada seorang karyawan, Andi, yang kelihatannya selalu datang tepat waktu dan rajin menyelesaikan pekerjaannya. Tapi, kamu merasa ada yang kurang. Kinerjanya konsisten, tapi dia terlihat datar—seolah-olah...

Setelah kamu paham attachment styles kamu gak bakal bingung lagi kalau di ghosting sahabatmu

Kamu punya dua teman baik: Rina dan Dika. Ketika kamu tiba-tiba menghilang dari grup chat selama seminggu karena sibuk, respons mereka benar-benar berbeda. Rina langsung menelpon, bertanya apakah kamu baik-baik saja. Nada suaranya terdengar cemas, tapi dia juga...

Sabar itu bagus tapi kamu jangan sampai emotion repression. Mental health kamu bisa rusak.

Kamu baru saja keluar dari ruang rapat setelah perdebatan panas dengan atasanmu. Ada satu momen di mana kamu merasa ingin meledak, ingin mengatakan semua yang ada di pikiranmu. Tapi kamu menahannya. Sebaliknya, kamu hanya tersenyum kecil, mengangguk, lalu keluar...

Saya gak bisa tidur ternyata saya ngalamin hypervigilance, jangan jangan kamu juga ?

Hari itu, kamu sedang duduk di sebuah kafe, menikmati secangkir kopi setelah hari yang panjang di kantor. Tapi meski suasananya tenang, pikiranmu justru tidak berhenti bergerak. Setiap pintu yang terbuka membuatmu menoleh. Suara tawa dari meja sebelah terasa terlalu...

Dapatkan kebahagiaan dengan self compassion, bukan lembek tapi demi mental health.

Kamu baru saja pulang dari kantor setelah hari yang berat. Hari ini, semua yang kamu coba rasanya gagal. Presentasi yang kamu persiapkan semalaman tidak berjalan seperti rencana, dan atasanmu memberikan kritik yang menurutmu menyakitkan. Di perjalanan pulang,...

Kebenaran tentang Overthinking ! Gak bahaya asalkan kamu jangan banyak inner critic ya.

Bayangkan ini: Kamu sedang mempersiapkan presentasi penting di kantor. Kamu sudah berlatih berjam-jam, menyusun slide yang sempurna, dan memastikan semuanya rapi. Tapi saat berdiri di depan cermin, suara kecil di dalam kepalamu mulai bicara, “Kamu nggak cukup bagus....

Sabar kamu gak males kamu cuman burnout. Yuk semangat lagi artikel ini

Bayangkan ini: Kamu sudah bekerja non-stop selama tiga bulan terakhir. Setiap hari penuh dengan deadline, meeting, dan revisi yang seakan tidak ada habisnya. Akhir pekan? Ah, jangan harap bisa santai, karena ada kerjaan tambahan yang harus diselesaikan. Kamu merasa...

Bahaya yang gak keliatan ! Ternyata Cognitive dissonance yang bikin kamu stress

Kamu sedang duduk di sebuah kafe dengan seorang teman baikmu, Andi. Obrolan awalnya santai, membahas pekerjaan dan rencana liburan. Namun, suasana berubah ketika kamu membahas investasi. Kamu mengatakan, “Menurutku, investasi di reksa dana lebih aman untuk pemula.”...