Tips menguasai panggung saat public speaking adalah sebuah saran atau bantuan mengenai cara menguasai panggung yg benar dan tepat.

Saat kamu menonton atau mendengarkan seorang trainer yg cukup terkenal, apakah kamu pulang dengan menikmati materi yg kamu lihat ? Atau kamu masih merasakan kehadiran orang itu saat kamu pulang ?

Kami yakin pastinya kamu pernah merasa sedikit kagum tentang bagaimana cara mereka menguasai panggung saat public speaking.

Dan ketika kamu berhenti dan memikirkan hal itu kembali, banyak efek yg mereka berikan  yg mulai berpengaruh terhadap diri kamu.

Tips menguasai panggung saat public speaking yg pertama adalah mengetahui seberapa bisa kamu dekat dengan para Audien

Hubungan fisik pembicara dan penonton adalah hal penting yg harus dipertimbangkan ketika kamu melakukan public speaking.

Ketika kamu berniat mengadakan seminar atau pidato, ada baiknya kamu mempertimbangkan sisi lain auditorium juga, agar kamu bisa berinteraksi dengan para Audien secara dekat.

Kamu harus menguasai beberapa sisi Audien agar pembicaraan kamu tidak tertuju pada satu arah saja.

Tips kuasai panggung public speaking yg kedua adalah anggap diri kamu sebagai tuan rumah

Langkah pertama yg harus kamu lakukan adalah menuntut Audien memperhatikan apa yg akan kamu katakan.

Hal seperti ini adalah cara yg paling ampuh untuk menunjukan rasa percaya diri kamu saat berada di atas panggung.

Dengan adanya pemikiran bahwa kita adalah tuan rumah, kita akan merasa nyaman saat menyampaikan materi yg akan kita berikan.

Berdiri tegak, buka area dada dan bergeraklah dengan hati-hati dan penuh semangat. Bersikap seperti ini akan menumbuhkan rasa percaya diri yg semakin meningkat.

Seberapa penting hal ini ?

Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa ukuran terbaik untuk memprediksi kesuksesan seseorang bukanlah banyaknya sertifikat yg dimiliki orang tersebut, melainkan seberapa kuat mereka menunjukan kepercayaan diri, kenyamanan dan antusiasme yg cukup bergairah saat mereka tampil.

Bisa mengendalikan perasaan

Perasaan kita sering kali diungkapkan melalui fisik. Ketika kita sedih wajah kita akan menunjukannya, seperti menangis dan sebaliknya jika kita senang kita akan tersenyum.

Namun hal itu terkadang terjadi secara berlawanan.Ketika kita menahan diri, terkadang kita akan menciptakan respon emosional di dalam diri kita.

Maka dari itu kamu harus bisa mengontrol perasaan kamu saat berhadapan langsung dengan para Audien.

Untuk mengontrol perasaan itu kamu bisa mengujinya dengan cara meningkatkan rasa percaya pada diri sendiri dengan cara, berdiri tegak, naikan dada dan busungkan.

Rasakan, dan lihat apakah kepercayaan diri kamu meningkat saat ini ?

Seperti yg pernah kami bilang pada seorang peserta bahwa “Bagaimana posisimu saat berdiri akan sangat mempengaruhi posisi kamu di mata para penonton”

Memahami hal ini adalah informasi yg tak ternilai yg akan kamu ingat saat kamu akan bertemu langsung dengan orang lain.

Jadikan tubuh sebagai sumber kekuatan kamu

Daripada kamu mengkhawatirkan bagaimana cara kamu menempati diri diatas panggung (seperti yg banyak dilakukan para coach), Ada baiknya kamu memperhatikan bahasa tubuh yg akan kamu tunjukan kepada penonton.

Ketika kamu memperkuat maksud dengan gerakan yg tepat, memberi gestur dibalik gagasan yg akan kamu katakan, serta memberi gestur menekan ketika ketika ingin mengatakannya penonton akan mudah tertarik dan memahami apa yg kamu katakan

Seperti yang dikatakan oleh bintang TED Talks Amy Cuddy:

Cara kamu membawa diri adalah sumber kekuatan pribadi yg kamu miliki. ini adalah kunci yg memungkinkan kamu untuk membuka diri kamu seperti membuka kemampuan, kreativitas, keberanian bahkan kemurahan hati kamu.

Hal itu tidak memberi keterampilan atau bakat yg tidak kamu miliki namun membantu kamu memberi apa yg kamu miliki.

Dan hal ini juga tidak membuat kamu jauh lebih pintar atau terinformasi, namun membuat kamu menjadi lebih tangguh dan terbuka.

Ada 3 teknik khusus yg bisa kamu lakukan untuk meningkatkan kekuatan diri kamu saat diatas panggung.

1.Berdiri dan bergerak dengan percaya diri, Perbaiki postur kamu dan perhatikan apakah cara kamu duduk itu membungkuk atau tegak.

2.kembangkan kebiasaan mempertahankan kontak mata,Kebiasaan ini wajib kamu lakukan jika kamu memikirkan apa yg harus kamu katakan selanjutnya.

3.Isi panggung
, Jangan takut menggunakan semua bagian yg ada di panggung karena otak para Audien biasanya membutuhkan sosok visual untuk memahami apa yg sedang dijelaskan.

4.Naikan tingkat energi saat kamu mulai berbicara, Lakukanlah sebelum kamu berbicara karena Audien akan mengamati kamu sesaat sebelum kamu memberi materi pada mereka.

Semoga artikel Tips menguasai panggung saat public speaking yang kami bagikan cukup bermanfaat buat kamu yg sedang belajar atau menimba ilmu di dunia public speaking.

Ketika kamu gugup berbicara didepan umum dan rasa percaya diri kamu kurang. ayo bergabung dengan kelas kami sekarang juga untuk meningkatkan rasa percaya diri kamu dan menjadi pembicara yg baik.

Hubungi Pelatihan soft skill sekarang juga !! KLIK DISINI 

ATAU klik tombol hubungi kami.

Yuk tunggu apalagi gabung public speaking sekarang juga !!

Artikel by Resty Noviani

Ingin Meningkatkan Kepercayaan Diri, Karir atau Bisnis? Yuk Ikut Seminar Public Speaking di Bandung

Mau Ebook & Webinar Gratis

ebook gratis

Silahkan Isi Form Berikut Ini Dulu :

Pantes gak kritis, kamu kejebak confirmation bias kan ? Pelajari biar kamu lebih kritis.

Bayangkan ini: Kamu sedang berdiskusi dengan teman-teman kantor tentang proyek baru. Kamu yakin banget bahwa ide yang kamu ajukan adalah yang paling efektif. Lalu, ketika ada data yang menunjukkan kalau pendekatan lain mungkin lebih baik, kamu malah sibuk mencari...

2 tipe manusia waktu ngadepin masalah, flight or fight. Mana yang bagus buat mental health ?

Bayangkan ini, kamu sedang berada di ruang kerja, tenggelam dalam laporan yang harus selesai sebelum jam lima sore. Tiba-tiba, bosmu masuk dengan wajah serius dan berkata, “Ada masalah besar. Klien kita tidak puas, dan kita butuh solusi cepat!” Kamu langsung merasa...

Mau terus semangat ? Kamu harus dapetin positive reinforcement waktu kerja ! 

Ceritanya, kamu adalah seorang manajer baru di sebuah perusahaan. Ada seorang karyawan, Andi, yang kelihatannya selalu datang tepat waktu dan rajin menyelesaikan pekerjaannya. Tapi, kamu merasa ada yang kurang. Kinerjanya konsisten, tapi dia terlihat datar—seolah-olah...

Setelah kamu paham attachment styles kamu gak bakal bingung lagi kalau di ghosting sahabatmu

Kamu punya dua teman baik: Rina dan Dika. Ketika kamu tiba-tiba menghilang dari grup chat selama seminggu karena sibuk, respons mereka benar-benar berbeda. Rina langsung menelpon, bertanya apakah kamu baik-baik saja. Nada suaranya terdengar cemas, tapi dia juga...

Sabar itu bagus tapi kamu jangan sampai emotion repression. Mental health kamu bisa rusak.

Kamu baru saja keluar dari ruang rapat setelah perdebatan panas dengan atasanmu. Ada satu momen di mana kamu merasa ingin meledak, ingin mengatakan semua yang ada di pikiranmu. Tapi kamu menahannya. Sebaliknya, kamu hanya tersenyum kecil, mengangguk, lalu keluar...

Saya gak bisa tidur ternyata saya ngalamin hypervigilance, jangan jangan kamu juga ?

Hari itu, kamu sedang duduk di sebuah kafe, menikmati secangkir kopi setelah hari yang panjang di kantor. Tapi meski suasananya tenang, pikiranmu justru tidak berhenti bergerak. Setiap pintu yang terbuka membuatmu menoleh. Suara tawa dari meja sebelah terasa terlalu...

Dapatkan kebahagiaan dengan self compassion, bukan lembek tapi demi mental health.

Kamu baru saja pulang dari kantor setelah hari yang berat. Hari ini, semua yang kamu coba rasanya gagal. Presentasi yang kamu persiapkan semalaman tidak berjalan seperti rencana, dan atasanmu memberikan kritik yang menurutmu menyakitkan. Di perjalanan pulang,...

Kebenaran tentang Overthinking ! Gak bahaya asalkan kamu jangan banyak inner critic ya.

Bayangkan ini: Kamu sedang mempersiapkan presentasi penting di kantor. Kamu sudah berlatih berjam-jam, menyusun slide yang sempurna, dan memastikan semuanya rapi. Tapi saat berdiri di depan cermin, suara kecil di dalam kepalamu mulai bicara, “Kamu nggak cukup bagus....

Sabar kamu gak males kamu cuman burnout. Yuk semangat lagi artikel ini

Bayangkan ini: Kamu sudah bekerja non-stop selama tiga bulan terakhir. Setiap hari penuh dengan deadline, meeting, dan revisi yang seakan tidak ada habisnya. Akhir pekan? Ah, jangan harap bisa santai, karena ada kerjaan tambahan yang harus diselesaikan. Kamu merasa...

Bahaya yang gak keliatan ! Ternyata Cognitive dissonance yang bikin kamu stress

Kamu sedang duduk di sebuah kafe dengan seorang teman baikmu, Andi. Obrolan awalnya santai, membahas pekerjaan dan rencana liburan. Namun, suasana berubah ketika kamu membahas investasi. Kamu mengatakan, “Menurutku, investasi di reksa dana lebih aman untuk pemula.”...