Di era modern ini, seorang karyawan yang ingin berkembang tentu tidak bisa menghabiskan waktu hanya bekerja semata. Jika ingin maju, karyawan itu harus berusaha lebih. Usaha yang diambil tentu bisa berupa membuka usaha sampingan. Tapi hal ini tentu memiliki resiko tinggi. Jika belum berani melangkah ekstrim seperti ini, Anda bisa ambil jalan dengan mengambil pendidikan dan pelatihan tambahan demi peningkatan skill diri.

Alasan Mengambil Skill Saat Sudah Bekerja

Keputusan untuk mengambil skill baru walaupun sudah memiliki karir adalah demi membuka kesempatan baru. Dalam dunia kerja dan bisnis, banyak hal baru akan muncul. Mulai dari peningkatan teknologi, perkembangan informasi, perubahan nilai dalam masyarakat dan bahkan gaya hidup yang berbeda, bisa jadi pengaruh yang merubah kebutuhan kerja.

Jika Anda hanya menggunakan skill yang sudah dimiliki, Anda tentu bisa tidak siap menghadapi perubahan tersebut. Nah, perusahaan mungkin akan memberikan pelatihan pada karyawannya untuk beradaptasi di situasi yang berbeda ini. Tapi perlu diingat, perusahaan juga bisa memilih merekrut orang baru dengan skill set yang dibutuhkan dan menggantikan posisi Anda sekarang ini.

Anda tentu tidak mau hal ini terjadi. Karena itu, lebih baik serap hal – hal baru yang akan datang ini untuk persiapan diri. Skill yang bisa diambil tentunya akan membuat Anda lebih menarik bagi perusahaan. Bisa saja, karena skill baru ini, Anda naik jabatan ataupun mendapatkan bonus tertentu.

Pilihan Jalur Mengambil Skill Saat Sedang Bekerja

Tergantung dari jenis skill yang Anda ingin dapatkan, banyak jalur pendidikan dan pelatihan yang bisa Anda ambil. Namun Anda perlu ingat bahwa skill tertentu akan lebih baik dengan teknik latihan dan pengajaran yang berbeda. Hal seperti kemampuan komunikasi dan problem solving, hal ini lebih baik ikut kursus dengan pengajar dan pembimbing. Pelatihan soft skill seperti ini lebih baik jika dapat sepaket antara pengajar, materi, kelas, praktek dan juga konsultasi.

Untuk pelatihan hard skill seperti menguasai program tertentu, mengoperasikan mesin baru dan sejenisnya, Anda masih bisa belajar sendiri. Latihan hard skill ini sumbernya bisa di dapat dari internet. Jadi Anda terkadang hanya cukup luangkan waktu untuk latihan dan juga belajar sendiri.

Dalam memilih jalur belajar skill baru, Anda juga jangan lupakan kewajiban Anda sebagai karyawan. Jika semisal waktu dan tenaga Anda tidak memungkinkan untuk jalur kursus ataupun kelas karena sibuk, pilih alternative yang lain. Hal seperti kursus online terkadang juga ada dan lebih fleksibel digunakan.

Sekian bahasan tentang pendidikan dan pelatihan sebagai karyawan. Mudah – mudahan bahasan ini dapat memotivasi Anda untuk maju dan lebih sukses. Terima kasih sudah membaca!

pendidikan-dan-pelatihan

Ingin Meningkatkan Kepercayaan Diri, Karir atau Bisnis? Yuk Ikut Seminar Public Speaking di Bandung

Mau Ebook & Webinar Gratis

ebook gratis

Silahkan Isi Form Berikut Ini Dulu :

Pantes gak kritis, kamu kejebak confirmation bias kan ? Pelajari biar kamu lebih kritis.

Bayangkan ini: Kamu sedang berdiskusi dengan teman-teman kantor tentang proyek baru. Kamu yakin banget bahwa ide yang kamu ajukan adalah yang paling efektif. Lalu, ketika ada data yang menunjukkan kalau pendekatan lain mungkin lebih baik, kamu malah sibuk mencari...

2 tipe manusia waktu ngadepin masalah, flight or fight. Mana yang bagus buat mental health ?

Bayangkan ini, kamu sedang berada di ruang kerja, tenggelam dalam laporan yang harus selesai sebelum jam lima sore. Tiba-tiba, bosmu masuk dengan wajah serius dan berkata, “Ada masalah besar. Klien kita tidak puas, dan kita butuh solusi cepat!” Kamu langsung merasa...

Mau terus semangat ? Kamu harus dapetin positive reinforcement waktu kerja ! 

Ceritanya, kamu adalah seorang manajer baru di sebuah perusahaan. Ada seorang karyawan, Andi, yang kelihatannya selalu datang tepat waktu dan rajin menyelesaikan pekerjaannya. Tapi, kamu merasa ada yang kurang. Kinerjanya konsisten, tapi dia terlihat datar—seolah-olah...

Setelah kamu paham attachment styles kamu gak bakal bingung lagi kalau di ghosting sahabatmu

Kamu punya dua teman baik: Rina dan Dika. Ketika kamu tiba-tiba menghilang dari grup chat selama seminggu karena sibuk, respons mereka benar-benar berbeda. Rina langsung menelpon, bertanya apakah kamu baik-baik saja. Nada suaranya terdengar cemas, tapi dia juga...

Sabar itu bagus tapi kamu jangan sampai emotion repression. Mental health kamu bisa rusak.

Kamu baru saja keluar dari ruang rapat setelah perdebatan panas dengan atasanmu. Ada satu momen di mana kamu merasa ingin meledak, ingin mengatakan semua yang ada di pikiranmu. Tapi kamu menahannya. Sebaliknya, kamu hanya tersenyum kecil, mengangguk, lalu keluar...

Saya gak bisa tidur ternyata saya ngalamin hypervigilance, jangan jangan kamu juga ?

Hari itu, kamu sedang duduk di sebuah kafe, menikmati secangkir kopi setelah hari yang panjang di kantor. Tapi meski suasananya tenang, pikiranmu justru tidak berhenti bergerak. Setiap pintu yang terbuka membuatmu menoleh. Suara tawa dari meja sebelah terasa terlalu...

Dapatkan kebahagiaan dengan self compassion, bukan lembek tapi demi mental health.

Kamu baru saja pulang dari kantor setelah hari yang berat. Hari ini, semua yang kamu coba rasanya gagal. Presentasi yang kamu persiapkan semalaman tidak berjalan seperti rencana, dan atasanmu memberikan kritik yang menurutmu menyakitkan. Di perjalanan pulang,...

Kebenaran tentang Overthinking ! Gak bahaya asalkan kamu jangan banyak inner critic ya.

Bayangkan ini: Kamu sedang mempersiapkan presentasi penting di kantor. Kamu sudah berlatih berjam-jam, menyusun slide yang sempurna, dan memastikan semuanya rapi. Tapi saat berdiri di depan cermin, suara kecil di dalam kepalamu mulai bicara, “Kamu nggak cukup bagus....

Sabar kamu gak males kamu cuman burnout. Yuk semangat lagi artikel ini

Bayangkan ini: Kamu sudah bekerja non-stop selama tiga bulan terakhir. Setiap hari penuh dengan deadline, meeting, dan revisi yang seakan tidak ada habisnya. Akhir pekan? Ah, jangan harap bisa santai, karena ada kerjaan tambahan yang harus diselesaikan. Kamu merasa...

Bahaya yang gak keliatan ! Ternyata Cognitive dissonance yang bikin kamu stress

Kamu sedang duduk di sebuah kafe dengan seorang teman baikmu, Andi. Obrolan awalnya santai, membahas pekerjaan dan rencana liburan. Namun, suasana berubah ketika kamu membahas investasi. Kamu mengatakan, “Menurutku, investasi di reksa dana lebih aman untuk pemula.”...