Pelatihan soft skill mahasiswa tentu penting untuk dilakukan. Persiapan ini nantinya sangat berguna untuk bekal mencari kerja. Saat ini perusahaan tentu mencari recruit yang menonjol. Bekal status sarjana saja terkadang tidak cukup. Jika para mahasiswa lulusan baru tersebut bisa menunjukan bahwa soft skill yang mereka miliki baik, tentu saja pihak perusahaan akan lebih tertarik mempekerjakan mereka.

Proses Latihan Soft Skill Perlu Perubahan Mindset

Dalam pelatihan soft skill ini, mahasiswa perlu melakukan proses perubahan mindset. Mengapa demikian? Hal ini karena soft skill adalah kemampuan yang didapat berdasarkan sikap, perilaku dan juga kebiasaan. Bayangkan saja Anda ingin belajar kemampuan komunikasi yang baik, tapi Anda memiliki sikap pemalu dan punya kebiasaan terbata – bata saat mengobrol. Hal ini tentu perlu proses perubahan mindset agar lebih berani, percaya diri dan tentunya tegas dalam berkata.

Proses latihan soft skill ini tentu berbeda dengan belajar hard skill. Sebagai contoh saja, Anda tidak akan perlu merubah mindset hanya untuk belajar coding HTML 5 ataupun software Photoshop. Pelatihan skill yang practical ini tentu saja lebih mudah asalkan mau latihan. Tapi jika soft skill, Anda latihan saja belum tentu dapat hasilnya jika tidak bisa merubah sikap diri dan kebiasaan tersebut.

Susah – Susah Mudah Mengubah Mindset Mahasiswa

Pada dasarnya mahasiswa adalah orang muda. Jadi mindset mereka masih bisa dipengaruhi oleh lingkungan dan niat untuk berubah. Dalam program pelatihan soft skill mahasiswa, biasanya, pelatih akan melakukan sesi refleksi dan ngobrol privat. Hal ini untuk membuat mahasiswa tenang dan memikirkan pentingnya perubahan ini.

Perubahan mindset untuk dapat menyerap soft skill itu terkadang sulit jika dari pihak mahasiswa sendiri tidak ingin berubah. Kebiasaan buruk adalah salah satu hal yang paling sulit untuk diperbaiki. Jika karena sulit ini, mahasiswa mudah menyerah, tentu saja soft skill yang akan dilatih tidak akan efektif digunakan.

Jika Anda adalah mahasiswa, sebaiknya pikirkan masa depan Anda lebih matang. Kesulitan mengubah perilaku dan sikap ini nantinya akan berefek dalam peluang karir. Anda tentu tidak mau ditolak bekerja di mana – mana hanya karena sikap Anda yang tidak bisa berkomunikasi baik ataupun kurang menguasai problem solving.

Lebih baik relakan diri dengan disiplin dan motivasi baik untuk merubah diri. Jika masih kurang motivasi, ada baiknya sharing dengan pelatih ataupun psikolog untuk solusi. Tentu saja, para ahli ini nantinya dapat menuntun Anda dalam mencari jalan yang lebih baik untuk berubah.

Dari bahasan di atas, tentu Anda sekarang tahu bahwa pelatihan soft skill mahasiswa ini tidak sekedar latihan biasa. Jika memang perlu mendapatkan bekal skill penting ini, mari persiapkan diri untuk berubah. Silahkan secara mandiri mencari tahu tutorial di internet soal latihan soft skill dan perubahan mindset yang baik. Semoga dengan mengetahui ini, Anda lebih lancar menyerap skill demi kesuksesan karir Anda.

pelatihan soft skill mahasiswa

Ingin Meningkatkan Kepercayaan Diri, Karir atau Bisnis? Yuk Ikut Seminar Public Speaking di Bandung

Mau Ebook & Webinar Gratis

ebook gratis

Silahkan Isi Form Berikut Ini Dulu :

Pantes gak kritis, kamu kejebak confirmation bias kan ? Pelajari biar kamu lebih kritis.

Bayangkan ini: Kamu sedang berdiskusi dengan teman-teman kantor tentang proyek baru. Kamu yakin banget bahwa ide yang kamu ajukan adalah yang paling efektif. Lalu, ketika ada data yang menunjukkan kalau pendekatan lain mungkin lebih baik, kamu malah sibuk mencari...

2 tipe manusia waktu ngadepin masalah, flight or fight. Mana yang bagus buat mental health ?

Bayangkan ini, kamu sedang berada di ruang kerja, tenggelam dalam laporan yang harus selesai sebelum jam lima sore. Tiba-tiba, bosmu masuk dengan wajah serius dan berkata, “Ada masalah besar. Klien kita tidak puas, dan kita butuh solusi cepat!” Kamu langsung merasa...

Mau terus semangat ? Kamu harus dapetin positive reinforcement waktu kerja ! 

Ceritanya, kamu adalah seorang manajer baru di sebuah perusahaan. Ada seorang karyawan, Andi, yang kelihatannya selalu datang tepat waktu dan rajin menyelesaikan pekerjaannya. Tapi, kamu merasa ada yang kurang. Kinerjanya konsisten, tapi dia terlihat datar—seolah-olah...

Setelah kamu paham attachment styles kamu gak bakal bingung lagi kalau di ghosting sahabatmu

Kamu punya dua teman baik: Rina dan Dika. Ketika kamu tiba-tiba menghilang dari grup chat selama seminggu karena sibuk, respons mereka benar-benar berbeda. Rina langsung menelpon, bertanya apakah kamu baik-baik saja. Nada suaranya terdengar cemas, tapi dia juga...

Sabar itu bagus tapi kamu jangan sampai emotion repression. Mental health kamu bisa rusak.

Kamu baru saja keluar dari ruang rapat setelah perdebatan panas dengan atasanmu. Ada satu momen di mana kamu merasa ingin meledak, ingin mengatakan semua yang ada di pikiranmu. Tapi kamu menahannya. Sebaliknya, kamu hanya tersenyum kecil, mengangguk, lalu keluar...

Saya gak bisa tidur ternyata saya ngalamin hypervigilance, jangan jangan kamu juga ?

Hari itu, kamu sedang duduk di sebuah kafe, menikmati secangkir kopi setelah hari yang panjang di kantor. Tapi meski suasananya tenang, pikiranmu justru tidak berhenti bergerak. Setiap pintu yang terbuka membuatmu menoleh. Suara tawa dari meja sebelah terasa terlalu...

Dapatkan kebahagiaan dengan self compassion, bukan lembek tapi demi mental health.

Kamu baru saja pulang dari kantor setelah hari yang berat. Hari ini, semua yang kamu coba rasanya gagal. Presentasi yang kamu persiapkan semalaman tidak berjalan seperti rencana, dan atasanmu memberikan kritik yang menurutmu menyakitkan. Di perjalanan pulang,...

Kebenaran tentang Overthinking ! Gak bahaya asalkan kamu jangan banyak inner critic ya.

Bayangkan ini: Kamu sedang mempersiapkan presentasi penting di kantor. Kamu sudah berlatih berjam-jam, menyusun slide yang sempurna, dan memastikan semuanya rapi. Tapi saat berdiri di depan cermin, suara kecil di dalam kepalamu mulai bicara, “Kamu nggak cukup bagus....

Sabar kamu gak males kamu cuman burnout. Yuk semangat lagi artikel ini

Bayangkan ini: Kamu sudah bekerja non-stop selama tiga bulan terakhir. Setiap hari penuh dengan deadline, meeting, dan revisi yang seakan tidak ada habisnya. Akhir pekan? Ah, jangan harap bisa santai, karena ada kerjaan tambahan yang harus diselesaikan. Kamu merasa...

Bahaya yang gak keliatan ! Ternyata Cognitive dissonance yang bikin kamu stress

Kamu sedang duduk di sebuah kafe dengan seorang teman baikmu, Andi. Obrolan awalnya santai, membahas pekerjaan dan rencana liburan. Namun, suasana berubah ketika kamu membahas investasi. Kamu mengatakan, “Menurutku, investasi di reksa dana lebih aman untuk pemula.”...