Memilih ide public speaking yg tepat adalah hal utama yg wajib kamu persiapkan ketika berpidato.

Seberapa baik kamu dalam hal menyusun ide ?

Yg kita bahas saat ini bukanlah soal cara bicara yg kamu sampaikan kepada Audien,melainkan seberapa mampu kamu menetapkan pemikiran yg logis yg bisa kamu sampaikan kepada orang lain.

Jika kamu terbiasa mempersiapkan pidato sebelum presentasi, hal ini cukup efektif untuk kamu gunakan.

Tips memilih ide public speaking yg tepat adalah mempersiapkannya

Yg kamu perlukan ketika kamu bekerja sebagai pembicara adalah menyiapkan ide apa yg akan kamu sampaikan.

Gaya apapun yg kamu sukai, penting buat kamu untuk menulis kalimat lengkap untuk menyampaikan ide-ide yg diperlukan tanpa harus memperpendeknya.

Sebenarnya menulis adalah adalah cara untuk memperkuat ide-ide yg ada dikepala kamu, sehingga apa yg kamu tulis tidak akan mudah dilupakan keesokan harinya.

Ketika kamu menyelesaikan proses yg memakan waktu cukup lama, kamu akan melihat pidato yg sudah dirumuskan dengan baik dan cukup logis.

Jika satu ide tidak mengarah ke ide berikutnya, Kamu cukup memperbaiki catatan kamu dan tidak perlu mereset ulang pemikiran kamu.

Jika tidak, Audien tidak akan bisa mengikuti kemana kamu akan membawa mereka, karena hal ini sangat penting untuk mereka. Kamu juga harus tau cara bagaimana tetap fokus saat berbicara.

Harus bisa menyampaikan ide pada Audien

Selanjutnya, penting untuk kamu membebaskan diri dari kerangka yg telah kamu buat dengan sangat hati-hati, sambil menyadari alasan kenapa kamu harus melakukannya.

Itu semua dilakukan karena berkaitan dengan kedekatan dan dampak tinggi yg dibutuhkan ketika public speaking.

Ada baiknya kamu menyiapkan dua naskah ketika menulis ide untuk persiapan public speaking kamu

Tulisan pertama biasa disebut kerangka persiapan sedangkan naskah kedua disebut sebagai kerangka berbicara.

Setelah kamu menulis ide-ide topik yg akan kamu sampaikan, Kamu perlu mempersempit proses berpikir menjadi pukulan yg keras saat berbicara.

Ingat, kita menulis naskah untuk menyempurnakan apa yg ingin kita sampaikan kepada Audien bukan untuk dijadikan pajangan saja. 

Berlatihlah berbicara dengan emosi saat menyampaikannya, jangan terlalu monoton dan lakukanlah dengan ekspresif.

Alih-alih membaca dokumen sastra didepan mereka, ada bagusnya kamu bisa mengekspresikan yg kamu pikirkan dengan matang.

Membagikan ide-ide dalam ritme percakapan sehari-hari, memerlukan reformasi garis besar yg bisa mereka jadikan poin penting saat kamu menyampaikan pesan pada mereka.

Maka dari itu kamu perlu pelatihan khusus agar bisa mengontrol ritme dan cara menyampaikan pesan dengan jelas.

Ketika kamu gugup berbicara didepan umum dan rasa percaya diri kamu kurang. ayo bergabung dengan kelas kami sekarang juga untuk meningkatkan rasa percaya diri kamu dan menjadi pembicara yg baik.

Hubungi Pelatihan soft skillhttps://pelatihansoftskill.com/ sekarang juga !! KLIK DISINI 

ATAU klik tombol hubungi kami.

Yuk tunggu apalagi gabung public speaking sekarang juga !!

Artikel by Resty Noviani

Ingin Meningkatkan Kepercayaan Diri, Karir atau Bisnis? Yuk Ikut Seminar Public Speaking di Bandung

Mau Ebook & Webinar Gratis

ebook gratis

Silahkan Isi Form Berikut Ini Dulu :

Pantes gak kritis, kamu kejebak confirmation bias kan ? Pelajari biar kamu lebih kritis.

Bayangkan ini: Kamu sedang berdiskusi dengan teman-teman kantor tentang proyek baru. Kamu yakin banget bahwa ide yang kamu ajukan adalah yang paling efektif. Lalu, ketika ada data yang menunjukkan kalau pendekatan lain mungkin lebih baik, kamu malah sibuk mencari...

2 tipe manusia waktu ngadepin masalah, flight or fight. Mana yang bagus buat mental health ?

Bayangkan ini, kamu sedang berada di ruang kerja, tenggelam dalam laporan yang harus selesai sebelum jam lima sore. Tiba-tiba, bosmu masuk dengan wajah serius dan berkata, “Ada masalah besar. Klien kita tidak puas, dan kita butuh solusi cepat!” Kamu langsung merasa...

Mau terus semangat ? Kamu harus dapetin positive reinforcement waktu kerja ! 

Ceritanya, kamu adalah seorang manajer baru di sebuah perusahaan. Ada seorang karyawan, Andi, yang kelihatannya selalu datang tepat waktu dan rajin menyelesaikan pekerjaannya. Tapi, kamu merasa ada yang kurang. Kinerjanya konsisten, tapi dia terlihat datar—seolah-olah...

Setelah kamu paham attachment styles kamu gak bakal bingung lagi kalau di ghosting sahabatmu

Kamu punya dua teman baik: Rina dan Dika. Ketika kamu tiba-tiba menghilang dari grup chat selama seminggu karena sibuk, respons mereka benar-benar berbeda. Rina langsung menelpon, bertanya apakah kamu baik-baik saja. Nada suaranya terdengar cemas, tapi dia juga...

Sabar itu bagus tapi kamu jangan sampai emotion repression. Mental health kamu bisa rusak.

Kamu baru saja keluar dari ruang rapat setelah perdebatan panas dengan atasanmu. Ada satu momen di mana kamu merasa ingin meledak, ingin mengatakan semua yang ada di pikiranmu. Tapi kamu menahannya. Sebaliknya, kamu hanya tersenyum kecil, mengangguk, lalu keluar...

Saya gak bisa tidur ternyata saya ngalamin hypervigilance, jangan jangan kamu juga ?

Hari itu, kamu sedang duduk di sebuah kafe, menikmati secangkir kopi setelah hari yang panjang di kantor. Tapi meski suasananya tenang, pikiranmu justru tidak berhenti bergerak. Setiap pintu yang terbuka membuatmu menoleh. Suara tawa dari meja sebelah terasa terlalu...

Dapatkan kebahagiaan dengan self compassion, bukan lembek tapi demi mental health.

Kamu baru saja pulang dari kantor setelah hari yang berat. Hari ini, semua yang kamu coba rasanya gagal. Presentasi yang kamu persiapkan semalaman tidak berjalan seperti rencana, dan atasanmu memberikan kritik yang menurutmu menyakitkan. Di perjalanan pulang,...

Kebenaran tentang Overthinking ! Gak bahaya asalkan kamu jangan banyak inner critic ya.

Bayangkan ini: Kamu sedang mempersiapkan presentasi penting di kantor. Kamu sudah berlatih berjam-jam, menyusun slide yang sempurna, dan memastikan semuanya rapi. Tapi saat berdiri di depan cermin, suara kecil di dalam kepalamu mulai bicara, “Kamu nggak cukup bagus....

Sabar kamu gak males kamu cuman burnout. Yuk semangat lagi artikel ini

Bayangkan ini: Kamu sudah bekerja non-stop selama tiga bulan terakhir. Setiap hari penuh dengan deadline, meeting, dan revisi yang seakan tidak ada habisnya. Akhir pekan? Ah, jangan harap bisa santai, karena ada kerjaan tambahan yang harus diselesaikan. Kamu merasa...

Bahaya yang gak keliatan ! Ternyata Cognitive dissonance yang bikin kamu stress

Kamu sedang duduk di sebuah kafe dengan seorang teman baikmu, Andi. Obrolan awalnya santai, membahas pekerjaan dan rencana liburan. Namun, suasana berubah ketika kamu membahas investasi. Kamu mengatakan, “Menurutku, investasi di reksa dana lebih aman untuk pemula.”...