Doraemon

Ingin semuanya – Tidak ada yang Excellence sedang2 saja

Tidak kaya, sehat , stress. Bersyukur – NAIF

Fokus 1 per satu – habit pertahankan

Ada sebuah lagu soundtrack anime yang berbunyi

Aku ingin begini, aku ingin begitu aku ingin ini itu banyak sekali

Semua semua semua dapat dikabulkan dengan Kantong Ajaib 

Dear teman pembaca, ini adalah dunia nyata. Bukan film doraemon. Tidak ada kantong ajaib yang bisa mengabulkan semua keinginan kita. Film doraemon juga mengajarkan bahwa Nobita yang ditemani Doraemon menjadi seorang anak yang manja, payah dan di setiap episodenya diakhiri kegagalan.

Itulah yang terjadi jika kita ingin semuanya dan ingin cara instan mendapatkan apa yang kita inginkan. Akhirnya berantakan.

Di film Doraemon ada episode yang menggambarkan bahwa Nobita sebenarnya menjadi sukses di masa depan. TAPI ternyata kesuksesan itu mulai terwujud justru setelah tidak ada Doraemon.

Di masa muda kita memang ingin semuanya, mencoba banyak hal dan ingin hebat di semua hal. Tapi akhirnya apakah semuanya mencapai tingkatan luar biasa ?

Akhirnya Anda menjadi orang rata – rata.

Tidak terlalu kaya, Masih sering sakit, Banyak stress, Keluarga tidak terlalu harmonis.

” BERSYUKURLAH akan semua nikmat yang TUHAN berikan, maka hidupmu akan bahagia “

NAIF SEKALI ! Maaf saya bukan motivator atau tokoh Agama…

Kita bisa mencapai semua yang kita inginkan dengan

FOKUS !

Dalam setiap hal kita dihadapkan kepada banyak pilihan, kita seringkali tidak bisa mengambil semua pilihan. Jadi buatlah skala prioritas

diagram prioritas

Lakukan apa yang paling penting dan mendesak. ! Sebagai contoh di pagi hari Anda harus melakukan beberapa hal :

  • Mencuci pakaian karena sudah menumpuk 2 hari
  • Membalas chat dari klien semalam
  • Menonton channel motivasi
  • Sarapan

Dengan diagram tersebut maka saya akan Sarapan dulu, lalu membalas chat dari klien , memotivasi diri dan mengirimkan pakaian kotor ke tempat Laundry. Anda bisa memiliki prioritas lain tergantung apa yang Anda anggap penting dan mendesak.

Jadi jangan ingin semua beres dengan luar biasa karena Kita hanya punya 1 badan dengan waktu terbatas 24 jam.

Kerjakan paling pertama sesuatu yang menjadi prioritas dan berpengaruh pada target Kita. Maka kita akan mendapat hasil yang luar biasa pada prioritas tersebut. Hal yang tidak penting lainnya tetap harus dikerjakan tapi akan beres tanpa perlu hasil luar biasa.

Saat Kita telah mencapai target yang kita inginkan dan kita anggap luar biasa. Misalnya kekayaan dengan jumlah tertentu, maka kita bisa tingkatkan di segi kesehatan atau travelling atau hal lain yang menjadi prioritas selanjutnya.

#30DWCday26

Ingin Meningkatkan Kepercayaan Diri, Karir atau Bisnis? Yuk Ikut Seminar Public Speaking di Bandung

Mau Ebook & Webinar Gratis

ebook gratis

Silahkan Isi Form Berikut Ini Dulu :

Pantes gak kritis, kamu kejebak confirmation bias kan ? Pelajari biar kamu lebih kritis.

Bayangkan ini: Kamu sedang berdiskusi dengan teman-teman kantor tentang proyek baru. Kamu yakin banget bahwa ide yang kamu ajukan adalah yang paling efektif. Lalu, ketika ada data yang menunjukkan kalau pendekatan lain mungkin lebih baik, kamu malah sibuk mencari...

2 tipe manusia waktu ngadepin masalah, flight or fight. Mana yang bagus buat mental health ?

Bayangkan ini, kamu sedang berada di ruang kerja, tenggelam dalam laporan yang harus selesai sebelum jam lima sore. Tiba-tiba, bosmu masuk dengan wajah serius dan berkata, “Ada masalah besar. Klien kita tidak puas, dan kita butuh solusi cepat!” Kamu langsung merasa...

Mau terus semangat ? Kamu harus dapetin positive reinforcement waktu kerja ! 

Ceritanya, kamu adalah seorang manajer baru di sebuah perusahaan. Ada seorang karyawan, Andi, yang kelihatannya selalu datang tepat waktu dan rajin menyelesaikan pekerjaannya. Tapi, kamu merasa ada yang kurang. Kinerjanya konsisten, tapi dia terlihat datar—seolah-olah...

Setelah kamu paham attachment styles kamu gak bakal bingung lagi kalau di ghosting sahabatmu

Kamu punya dua teman baik: Rina dan Dika. Ketika kamu tiba-tiba menghilang dari grup chat selama seminggu karena sibuk, respons mereka benar-benar berbeda. Rina langsung menelpon, bertanya apakah kamu baik-baik saja. Nada suaranya terdengar cemas, tapi dia juga...

Sabar itu bagus tapi kamu jangan sampai emotion repression. Mental health kamu bisa rusak.

Kamu baru saja keluar dari ruang rapat setelah perdebatan panas dengan atasanmu. Ada satu momen di mana kamu merasa ingin meledak, ingin mengatakan semua yang ada di pikiranmu. Tapi kamu menahannya. Sebaliknya, kamu hanya tersenyum kecil, mengangguk, lalu keluar...

Saya gak bisa tidur ternyata saya ngalamin hypervigilance, jangan jangan kamu juga ?

Hari itu, kamu sedang duduk di sebuah kafe, menikmati secangkir kopi setelah hari yang panjang di kantor. Tapi meski suasananya tenang, pikiranmu justru tidak berhenti bergerak. Setiap pintu yang terbuka membuatmu menoleh. Suara tawa dari meja sebelah terasa terlalu...

Dapatkan kebahagiaan dengan self compassion, bukan lembek tapi demi mental health.

Kamu baru saja pulang dari kantor setelah hari yang berat. Hari ini, semua yang kamu coba rasanya gagal. Presentasi yang kamu persiapkan semalaman tidak berjalan seperti rencana, dan atasanmu memberikan kritik yang menurutmu menyakitkan. Di perjalanan pulang,...

Kebenaran tentang Overthinking ! Gak bahaya asalkan kamu jangan banyak inner critic ya.

Bayangkan ini: Kamu sedang mempersiapkan presentasi penting di kantor. Kamu sudah berlatih berjam-jam, menyusun slide yang sempurna, dan memastikan semuanya rapi. Tapi saat berdiri di depan cermin, suara kecil di dalam kepalamu mulai bicara, “Kamu nggak cukup bagus....

Sabar kamu gak males kamu cuman burnout. Yuk semangat lagi artikel ini

Bayangkan ini: Kamu sudah bekerja non-stop selama tiga bulan terakhir. Setiap hari penuh dengan deadline, meeting, dan revisi yang seakan tidak ada habisnya. Akhir pekan? Ah, jangan harap bisa santai, karena ada kerjaan tambahan yang harus diselesaikan. Kamu merasa...

Bahaya yang gak keliatan ! Ternyata Cognitive dissonance yang bikin kamu stress

Kamu sedang duduk di sebuah kafe dengan seorang teman baikmu, Andi. Obrolan awalnya santai, membahas pekerjaan dan rencana liburan. Namun, suasana berubah ketika kamu membahas investasi. Kamu mengatakan, “Menurutku, investasi di reksa dana lebih aman untuk pemula.”...