Sebelum melakukan public speaking, pastinya kamu pernah berpikiran seperti, bagaimana cara mempersiapkan materi public speaking yg benar?

Dan ketika kamu memulainya, pastinya kamu berharap presentasi yg kamu lakukan terlihat sempurna bukan ?

Bukankah lebih baik jika membuat Audiens kamu berpikir, merasakan dan bertindak seperti yg kamu inginkan ?

Meskipun berbicara didepan umum membuat kamu takut dan merasa cemas, Berusaha untuk terlihat sempurna tidak akan menjamin kamu tidak mendapat masalah.

Jika kamu berusaha untuk terlihat sempurna,yg menjadi fokus kamu saat itu adalah materi, bukan para Audiens.

Mari kita lihat apa yg akan terjadi jika kamu memaksakan diri untuk terlihat sempurna dan melupakan interaksi yg seharusnya kamu lakukan kepada para Audiens.

Bagaimana cara mempersiapkan materi public speaking yg benar adalah mengetahui apa pekerjaan kamu sebenarnya ?

Keinginan untuk membuat presentasi yg terlihat sempurna itu sebenarnya cukup mudah, namun hal ini tentunya akan bertentangan dengan apa yg kamu pikirkan.

Tidak ada yg salah dengan materi public speaking yg terlihat sempurna, Jika kamu pandai dalam mempresentasikannya.

Namun ada kalanya kamu tidak hanya fokus pada materi apa yg akan kamu berikan, karena tugas utama kamu adalah menjangkau Audiens dan mereka mengerti apa yg kamu sampaikan.

Bagaimana cara mempersiapkan presentasi yg penting ?

Jadi solusi apa yg kamu siapkan untuk presentasi penting yg akan kamu lakukan ? mengandalkan spontanitas ? atau hanya sekedar hadir dan berinteraksi dengan Audiens ?

Jawabannya adalah tidak ada persiapan tertentu untuk melakukan public speaking, yg perlu kamu khawatirkan adalah seberapa baik kamu saat berpidato.

Langkah yg tepat ketika pidato adalah bagaimana cara agar kamu bisa menempatkan diri kamu dengan para Audiens, maka langkah yg tepat ini bisa menambah kinerja kamu menjadi lebih baik.

Sebenarnya tidak ada hal yg perlu kamu takutkan tentang apa yg mungkin akan terjadi nantinya.

Selama kamu memberikan informasi yg jujur dan memberikan apa yg Audiens butuhkan.tugas kamu sebagai pembicara tentunya akan berhasil.

Berikan fokus dan perhatian penuh kamu untuk para Audiens dan berikan semua yg mereka butuhkan.

Jika sudah melakukan itu semua, para Audiens akan kagum dan memfokuskan diri mereka untuk mendengar presentasi yg tengah kamu lakukan.

Alih-alih menaikan lengan baju dengan perasaan yg campur aduk, lebih baik kamu berfikir positif dan bersikap jujur apa adanya sehingga materi yg kamu sampaikan layak untuk mereka terima 

Masih gugup atau takut saat berbicara depan umum ? atau berniat menjadi pembicara untuk acara seminar dan pidato ? atau ingin jadi pembicara yg baik untuk konten pribadi kamu ?

Hubungi Pelatihan soft skill sekarang juga !! KLIK DISINI 

ATAU klik tombol hubungi kami.

Disini kamu akan diberikan materi dan bimbingan cara menjadi pembicara yg benar, meningkatkan rasa percaya diri, dan melatih mental kamu agar berani berbicara didepan umum.

Yuk tunggu apalagi !! hubungi pelatihan softskill sekarang juga.

Artikel by Resty Noviani

Ingin Meningkatkan Kepercayaan Diri, Karir atau Bisnis? Yuk Ikut Seminar Public Speaking di Bandung

Mau Ebook & Webinar Gratis

ebook gratis

Silahkan Isi Form Berikut Ini Dulu :

Pantes gak kritis, kamu kejebak confirmation bias kan ? Pelajari biar kamu lebih kritis.

Bayangkan ini: Kamu sedang berdiskusi dengan teman-teman kantor tentang proyek baru. Kamu yakin banget bahwa ide yang kamu ajukan adalah yang paling efektif. Lalu, ketika ada data yang menunjukkan kalau pendekatan lain mungkin lebih baik, kamu malah sibuk mencari...

2 tipe manusia waktu ngadepin masalah, flight or fight. Mana yang bagus buat mental health ?

Bayangkan ini, kamu sedang berada di ruang kerja, tenggelam dalam laporan yang harus selesai sebelum jam lima sore. Tiba-tiba, bosmu masuk dengan wajah serius dan berkata, “Ada masalah besar. Klien kita tidak puas, dan kita butuh solusi cepat!” Kamu langsung merasa...

Mau terus semangat ? Kamu harus dapetin positive reinforcement waktu kerja ! 

Ceritanya, kamu adalah seorang manajer baru di sebuah perusahaan. Ada seorang karyawan, Andi, yang kelihatannya selalu datang tepat waktu dan rajin menyelesaikan pekerjaannya. Tapi, kamu merasa ada yang kurang. Kinerjanya konsisten, tapi dia terlihat datar—seolah-olah...

Setelah kamu paham attachment styles kamu gak bakal bingung lagi kalau di ghosting sahabatmu

Kamu punya dua teman baik: Rina dan Dika. Ketika kamu tiba-tiba menghilang dari grup chat selama seminggu karena sibuk, respons mereka benar-benar berbeda. Rina langsung menelpon, bertanya apakah kamu baik-baik saja. Nada suaranya terdengar cemas, tapi dia juga...

Sabar itu bagus tapi kamu jangan sampai emotion repression. Mental health kamu bisa rusak.

Kamu baru saja keluar dari ruang rapat setelah perdebatan panas dengan atasanmu. Ada satu momen di mana kamu merasa ingin meledak, ingin mengatakan semua yang ada di pikiranmu. Tapi kamu menahannya. Sebaliknya, kamu hanya tersenyum kecil, mengangguk, lalu keluar...

Saya gak bisa tidur ternyata saya ngalamin hypervigilance, jangan jangan kamu juga ?

Hari itu, kamu sedang duduk di sebuah kafe, menikmati secangkir kopi setelah hari yang panjang di kantor. Tapi meski suasananya tenang, pikiranmu justru tidak berhenti bergerak. Setiap pintu yang terbuka membuatmu menoleh. Suara tawa dari meja sebelah terasa terlalu...

Dapatkan kebahagiaan dengan self compassion, bukan lembek tapi demi mental health.

Kamu baru saja pulang dari kantor setelah hari yang berat. Hari ini, semua yang kamu coba rasanya gagal. Presentasi yang kamu persiapkan semalaman tidak berjalan seperti rencana, dan atasanmu memberikan kritik yang menurutmu menyakitkan. Di perjalanan pulang,...

Kebenaran tentang Overthinking ! Gak bahaya asalkan kamu jangan banyak inner critic ya.

Bayangkan ini: Kamu sedang mempersiapkan presentasi penting di kantor. Kamu sudah berlatih berjam-jam, menyusun slide yang sempurna, dan memastikan semuanya rapi. Tapi saat berdiri di depan cermin, suara kecil di dalam kepalamu mulai bicara, “Kamu nggak cukup bagus....

Sabar kamu gak males kamu cuman burnout. Yuk semangat lagi artikel ini

Bayangkan ini: Kamu sudah bekerja non-stop selama tiga bulan terakhir. Setiap hari penuh dengan deadline, meeting, dan revisi yang seakan tidak ada habisnya. Akhir pekan? Ah, jangan harap bisa santai, karena ada kerjaan tambahan yang harus diselesaikan. Kamu merasa...

Bahaya yang gak keliatan ! Ternyata Cognitive dissonance yang bikin kamu stress

Kamu sedang duduk di sebuah kafe dengan seorang teman baikmu, Andi. Obrolan awalnya santai, membahas pekerjaan dan rencana liburan. Namun, suasana berubah ketika kamu membahas investasi. Kamu mengatakan, “Menurutku, investasi di reksa dana lebih aman untuk pemula.”...