Tahukah kamu bahwa cara melatih public speaking yang baik adalah menyiapkan konten yg tepat untuk dipresentasikan.

Itu adalah perumpamaan yang sering kami gunakan ketika membantu orang memahami bagaimana mereka bisa menjadi pembicara yang efektif dan cukup berkesan.

Biasanya seseorang memerlukan pendekatan ini ketika mereka bersiap untuk melakukan public speaking.

Tapi hal ini kurang baik dilakukan, karena hal ini terlalu banyak memakan waktu untuk menulis.

Ketika kami membahas bagaimana mereka harus mempersiapkan diri dan melatih pembicaraan yang akan datang.

Seperti yang mungkin sudah kamu tau , rumus untuk berbicara dengan baik tidak sepenuhnya ada dalam materi.

Jadi, mari kita pahami gelombang yang tepat untuk mengetahui cara terbaik agar terhubung dan menggerakkan para Audien.

Bagaimana kamu bisa memiliki dampak yg besar saat di panggung merupakan cara melatih public speaking yang baik pertama.

Untuk membuat sesuatu yang luar biasa di tempat kamu berbicara saat ini, mulailah dengan tempat yang tepat.

Pikirkan tentang bagaimana kebanyakan dari kita mengawali pembukaan saat berbicara. Bukankah kita sudah membuat catatan, lalu mengedit dan memoles materi yg sudah tertulis di PowerPoint?

Kamu tidak perlu terpaku dengan apa yg ada didalam power point, buatlah bahasa kamu sendiri dan lakukanlah senyaman mungkin.

Pada titik itu, kita berada di arena public speaking yg merupakan tempat paling kuat untuk mempengaruhi para Audien.

Karena itulah kenapa kita harus senyaman mungkin agar para Audien percaya dengan apa yg kita sampaikan.

Mulailah berbicara dan dengarkan

Ini adalah kesalahan mendasar yang biasa kita lakukan seperti, apa yg kita tulis tidak terdengar seperti apa yg ingin kita sampaikan.

Itu karena menulis dan berbicara adalah dua bentuk komunikasi yang sangat berbeda. karena kedua hal tersebut berbeda dalam ritme, penggunaan bahasa, panjang ucapan, nada yang diperlukan, dan yang paling penting, apa yang dapat diserap secara real time oleh pembaca versus auditor.

Kamu tidak dapat menilai bagaimana sesuatu akan terdengar sampai kamu mendengarnya sendiri.

Coba lakukan eksperimen sederhana ini untuk mendengar apa yang kami maksud :

  • Pilih bagian dari koran atau novel
  • Bentuknya tidak masalah dan bacalah pilihan itu dalam hati
  • Kepala kamu akan memproses kata yg ditekankan
  • Sekarang bacalah bagian yang sama dengan lantang.

Kamu harusnya sedikit terkejut melihat kata-kata yang ditekankan dalam hati berbeda dengan apa yg kamu ucapkan.

Setelah kamu tahu bahwa kamu akan menampilkan materi ini di depan umum maka, kamu harus mulai latihan berbicara daripada menulis.

Atur ide kamu dengan cara yang sama seperti biasanya, menggunakan salah satu dari empat format klasik untuk mengatur pidato kamu jika itu membantu.

Kemudian mulailah mencoba berbagai cara untuk mengungkapkan ide-ide kamu mengenai frasa, metafora, citra, panjang kalimat, dll., dengan selalu mengingat cara terbaik untuk menjangkau Audien.

Fokus pada cara berbicara kamu

Sekarang saatnya kamu untuk berlatih dan jangan membuat kesalahan besar dengan menghabiskan seluruh waktu kamu untuk mengumpulkan konten yg tidak akan digunakan.

Karena para Audien akan fokus pada apa yg kamu katakan, bukan konten tertulis yg kamu buat.Seorang pembicara adalah alasan mereka berada di sini.

Kemampuan kamu untuk merasa nyaman, melakukan kontak mata, menjalin hubungan, dan yang terpenting, memberikan dimensi fisik pada apa yang kamu katakan melalui bahasa tubuh, sebenarnya adalah inti dari situasi melakukan public speaking.

Semoga artikel yang kami bagikan cukup bermanfaat buat kamu yg sedang mempelajari , ingin tahu atau menimba ilmu di dunia public speaking.

Ketika kamu gugup berbicara didepan umum dan rasa percaya diri kamu kurang. ayo bergabung dengan kelas kami sekarang juga untuk meningkatkan rasa percaya diri kamu dan menjadi pembicara yg baik.

Kamu akan mendapat mentor profesional yg bisa meningkatkan rasa percaya diri kamu saat berbicara didepan umum.

Hubungi Pelatihan soft skill sekarang juga !! KLIK DISINI

ATAU klik tombol hubungi kami.

Yuk tunggu apalagi gabung kelas public speaking kami sekarang juga !!

Artikel by Resty Noviani

Ingin Meningkatkan Kepercayaan Diri, Karir atau Bisnis? Yuk Ikut Seminar Public Speaking di Bandung

Mau Ebook & Webinar Gratis

ebook gratis

Silahkan Isi Form Berikut Ini Dulu :

Pantes gak kritis, kamu kejebak confirmation bias kan ? Pelajari biar kamu lebih kritis.

Bayangkan ini: Kamu sedang berdiskusi dengan teman-teman kantor tentang proyek baru. Kamu yakin banget bahwa ide yang kamu ajukan adalah yang paling efektif. Lalu, ketika ada data yang menunjukkan kalau pendekatan lain mungkin lebih baik, kamu malah sibuk mencari...

2 tipe manusia waktu ngadepin masalah, flight or fight. Mana yang bagus buat mental health ?

Bayangkan ini, kamu sedang berada di ruang kerja, tenggelam dalam laporan yang harus selesai sebelum jam lima sore. Tiba-tiba, bosmu masuk dengan wajah serius dan berkata, “Ada masalah besar. Klien kita tidak puas, dan kita butuh solusi cepat!” Kamu langsung merasa...

Mau terus semangat ? Kamu harus dapetin positive reinforcement waktu kerja ! 

Ceritanya, kamu adalah seorang manajer baru di sebuah perusahaan. Ada seorang karyawan, Andi, yang kelihatannya selalu datang tepat waktu dan rajin menyelesaikan pekerjaannya. Tapi, kamu merasa ada yang kurang. Kinerjanya konsisten, tapi dia terlihat datar—seolah-olah...

Setelah kamu paham attachment styles kamu gak bakal bingung lagi kalau di ghosting sahabatmu

Kamu punya dua teman baik: Rina dan Dika. Ketika kamu tiba-tiba menghilang dari grup chat selama seminggu karena sibuk, respons mereka benar-benar berbeda. Rina langsung menelpon, bertanya apakah kamu baik-baik saja. Nada suaranya terdengar cemas, tapi dia juga...

Sabar itu bagus tapi kamu jangan sampai emotion repression. Mental health kamu bisa rusak.

Kamu baru saja keluar dari ruang rapat setelah perdebatan panas dengan atasanmu. Ada satu momen di mana kamu merasa ingin meledak, ingin mengatakan semua yang ada di pikiranmu. Tapi kamu menahannya. Sebaliknya, kamu hanya tersenyum kecil, mengangguk, lalu keluar...

Saya gak bisa tidur ternyata saya ngalamin hypervigilance, jangan jangan kamu juga ?

Hari itu, kamu sedang duduk di sebuah kafe, menikmati secangkir kopi setelah hari yang panjang di kantor. Tapi meski suasananya tenang, pikiranmu justru tidak berhenti bergerak. Setiap pintu yang terbuka membuatmu menoleh. Suara tawa dari meja sebelah terasa terlalu...

Dapatkan kebahagiaan dengan self compassion, bukan lembek tapi demi mental health.

Kamu baru saja pulang dari kantor setelah hari yang berat. Hari ini, semua yang kamu coba rasanya gagal. Presentasi yang kamu persiapkan semalaman tidak berjalan seperti rencana, dan atasanmu memberikan kritik yang menurutmu menyakitkan. Di perjalanan pulang,...

Kebenaran tentang Overthinking ! Gak bahaya asalkan kamu jangan banyak inner critic ya.

Bayangkan ini: Kamu sedang mempersiapkan presentasi penting di kantor. Kamu sudah berlatih berjam-jam, menyusun slide yang sempurna, dan memastikan semuanya rapi. Tapi saat berdiri di depan cermin, suara kecil di dalam kepalamu mulai bicara, “Kamu nggak cukup bagus....

Sabar kamu gak males kamu cuman burnout. Yuk semangat lagi artikel ini

Bayangkan ini: Kamu sudah bekerja non-stop selama tiga bulan terakhir. Setiap hari penuh dengan deadline, meeting, dan revisi yang seakan tidak ada habisnya. Akhir pekan? Ah, jangan harap bisa santai, karena ada kerjaan tambahan yang harus diselesaikan. Kamu merasa...

Bahaya yang gak keliatan ! Ternyata Cognitive dissonance yang bikin kamu stress

Kamu sedang duduk di sebuah kafe dengan seorang teman baikmu, Andi. Obrolan awalnya santai, membahas pekerjaan dan rencana liburan. Namun, suasana berubah ketika kamu membahas investasi. Kamu mengatakan, “Menurutku, investasi di reksa dana lebih aman untuk pemula.”...