Ini tanda bahwa kamu terlahir sebagai pengusaha cafe , bukan karyawan biasa

Menjadi atasan sekaligus anak buah untuk dirimu sendiri bukanlah hal yang mudah diwujudkan. Tapi jika kamu sudah mendedikasikan dirimu untuk berwirausaha, itulah yang harus kamu lakukan.

Kamu perlu mempertaruhkan segalanya untuk memulai usaha: uang, tabungan, semua waktu, dan kreativitasmu. Seringkali orang-orang terdekatmu juga tidak mengerti mengapa kamu harus memilih jalur yang penuh pengorbanan tersebut jika sebenarnya kamu dapat mendapatkan pekerjaan bagus dengan gaji yang terjamin.

Kalau kamu mendapati dirimu dalam situasi tersebut, mungkin kamu memang tidak ditakdirkan untuk bekerja kepada siapapun kecuali dirimu sendiri.

Nah, sebelum memutuskan jalan mana yang akan kamu ambil baca dulu nih 12 ciri yang sudah dirangkum kalau kamu memang terlahir sebagai pengusaha tulen. 

1. Seorang Pengusaha Cafe Biasanya Tidak Menyukai Gagasan Bahwa Kamu Mungkin Akan Berakhir Dengan Pilihan Hidup Yang Salah

Tanda kamu seorang pengusaha

Masa muda adalah waktu dimana kamu harus membuat banyak keputusan penting yang akan membentuk hidupmu di kemudian hari.

Banyak dari kita yang membuat keputusan tanpa benar-benar mempertimbangkannya dengan matang. Banyak juga yang hanya ‘mengikuti arus’ dan mengambil semua peluang yang ada di hadapan kita. Dengan begitu kita dengan mudah terperangkap dalam pekerjaan dan gaya hidup yang tidak kita inginkan.

Jika kamu adalah orang yang dengan cara apapun ingin menghindari kesalahan tersebut maka kamu mungkin memang terlahir dengan jiwa pengusaha.

Kamu tidak akan hanya menunggu kesempatan yang akan datang, kamu justru akan berusaha membuat kesempatan tersebut. Kamu juga tidak akan berlama-lama berkutat dengan kehidupan yang jelas-jelas tidak membuatmu bahagia. Kamu akan terus mencari apa yang akan membuatmu terpenuhi, jika tidak ada kamu akan berusaha menciptakannya.

2.Pengusaha Cafe Tidak Akan Puas Dengan Memenuhi Ekspektasi Orang Lain, Kamu Harus Benar-Benar Memilih Jalanmu Sendiri

pelatihan-bisnis

Kamu memilih untuk melakukan hal yang paling baik bagimu, bukan hal yang diharapkan orang lain darimu. Kamu percaya bahwa kamu-lah orang yang paling tepat untuk bertanggung jawab secara penuh terhadap segala keputusanmu, bukan orang lain. Kamu juga ingin menghindari menyalahkan orang lain atas keputusan hidupmu.

Karena bisa saja setelah mengikuti arahan mereka, ternyata kamu tidak menemukan kebahagiaan.

Perilaku ini membuktikan bahwa kamu benar-benar mengenal dirimu sendiri. Masukan orang tua atau orang terdekatmu tetap saja jadi sumber pertimbangan yang penting, namun keputusan akhir benar-benar hanya berada di tanganmu, karena kamu-lah orang yang paling mengetahui apa yang terbaik untukmu.

 3.Kamu Ingin Bekerja Demi Menemukan Panggilan Hidup, Bukan Semata Mengejar Jenjang Karir

PUBLIC SPEAKING CLASS

Kamu menginginkan lebih dari sekedar menaiki tangga jabatan untuk akhirnya menjalani masa pensiun dalam kehidupanmu. Kamu ingin apa yang kamu lakukan tiap harinya benar-benar mendefinisikan dirimu yang sebenarnya bukan target atau tujuan perusahaan. Semua orang bisa saja mendapatkan pekerjaan dan mendapatkan gaji.

Namun tidak semua orang bisa membangun usaha dari nol. Dan kamu ingin menjadi satu dari segelintir orang yang mendapat panggilan hidup tersebut. Untuk hidup tiap harinya berusaha mewujudkan mimpimu sendiri, bukan mimpi orang lain.

 4. Kamu Tidak Takut Menanggung Risiko Yang Lebih Besar Untuk Dapat Bermimpi Lebih Tinggi

Lifestyle, leisure and people concept. Shy and insecure asian guy standing indecisive over white background with microphone, scared of giving speech in public, standing anxious white background.

Pada saat masuk, orang-orang yang bekerja di perusahaan sudah mendapatkan gambaran jenjang karier mereka. Jika mereka bekerja dengan baik dan konsisten secara bertahap mereka akan mendapatkan kenaikan jabatan.

Jika gagal pun, mereka dapat melamar ke perusahaan lain. Jika pola hidup yang minim resiko dan penghargaan tersebut tidak menarik bagimu, berarti kamu memiliki keberanian untuk memimpikan hal yang tidak terbatas.

Dengan menjadi pengusaha, kamu dapat mengembangkan usahamu sejauh ide dan kreativitasmu membawa. Tapi kamu juga akan selalu paham bahwa semakin tinggi mimpimu maka akan semakin tinggi risiko yang perlu diambil.

Jika kamu memahami hal tersebut dan tidak takut akan risiko dan kegagalan di depan, maka kamu memang ditakdirkan untuk memimpin usahamu sendiri.

 5. Kamu Juga Punya Keinginan Untuk Menyebarluaskan Kebahagiaanmu Pada Orang Lain

kursus wirausaha

Kamu tidak akan puas hanya dengan mendapatkan cek gaji per bulan untuk digunakan sendiri, justru kamu baru merasa puas saat bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain. Kamu akan lebih bahagia saat dapat menyebarluaskan kesejahteraan yang berasal dari hasil ciptaan tanganmu.

Kamu menyadari, semua orang di berbagai belahan dunia selalu membutuhkan pekerjaan. Dengan menjadi pengusaha cafe dan membuka lapangan kerja, artinya kamu tidak akan hanya dapat berguna untuk dirimu sendiri tapi juga untuk orang lain yang membutuhkan.

6. Kamu Memiliki Pengertian Sendiri Mengenai Makna Kesuksesan

kelas public speaking bekasi
Dialog. Male speaker giving presentation in hall at university workshop. Audience or conference hall. Rear view of unrecognized participants. Scientific, business event, training. Education

Jika kamu bekerja untuk orang lain, ukuran keberhasilanmu dalam pekerjaan juga ditentukan oleh orang tersebut. Namun jika kamu tidak nyaman dinilai kinerja dan ditentukan kesuksesannya oleh orang lain, barangkali kamu memang terlahir bukan untuk jadi karyawan.

Bukan pujian dari atasan yang membuatmu merasa cukup, melainkan ketika kamu bisa mencapai kebahagiaanmu versi pribadi. Kebahagiaan karena kamu dapat menjalani hidupmu sesuai dengan kemauanmu. Mencukupi kebahagiaan versi personal sulit diwujudkan oleh orang-orang yang tidak bekerja untuk dirinya sendiri.

7. Kamu Ingin Membuktikan Bahwa Kamu Dapat Berhasil Dengan Menjadi Diri Sendiri

Kamu percaya bahwa kamu adalah orang terpenting dalam kehidupanmu. Maka dari itu kamu tidak ingin menghabiskan hari-harimu tunduk pada sistem atau tujuan orang lain. Kamu ingin membuktikan bahwa tujuan kamu juga penting untuk mendapatkan prioritas dan direalisasikan.

Jika selama ini kamu tak peduli pada anggapan orang lain atas dirimu, enggan memikirkan harus berpakaian apa dan berbicara macam apa agar menyenangkan hati orang lain — barangkali kamu memang terlahir sebagai calon pengusaha cafe . Bukan sekedar karyawan biasa.

8.Kamu Selalu Berusaha Menciptakan Pilihan Terbaik Dari Opsi Yang Mungkin Belum Ada

Marketing Communication

Kamu tidak akan berpuas hati dengan harus memilih dari kesempatan yang telah terbuka untukmu. Jika memilih, mungkin kamu tinggal berusaha keras dalam pilihanmu tersebut.

Tapi siapa coba yang bisa menjamin bahwa apa yang membuatmu bahagia memang ada di pilihan-pilihan yang disodorkan kepadamu? Jika kamu memang terlahir sebagai wirausahawan, kamu akan berusaha sekuat tenaga untuk mencari tahu apa yang terbaik untukmu.

Keingintahuan adalah modal terbesar dari seorang pengusaha. Dengan keingintahuan yang besar kamu dapat menjelajahi area usaha yang sebelumnya belum tereksplorasi orang lain.

Walaupun mungkin dalam prosesnya, kamu akan menemui banyak rintangan karena menempuh jalan yang sebelumnya belum pernah diambil orang lain. Tapi jika berhasil, kamu juga akan mendapatkan kepuasan dan penghargaan yang tidak terkira.

9. Kamu Punya Gambaran Ideal Tentang Lingkungan Kerja yang Kondusif, dan Sangat Ingin Mewujudkannya

Selama ini kamu sering kesal karena merasa lingkungan kantormu tak kondusif untuk meningkatkan produktivitas. Birokrasi berbelit yang sering terjadi dalam sebuah instansi justru memperlambat ritme kerja. Dalam otakmu, kamu sesungguhnya punya solusi bagi masalah itu dan benar-benar ingin mewujudkannya.

Jika dorongan ini terus kamu rasakan, bisa jadi kamu memang tak cocok bekerja jadi karyawan. Coba pikirkan pilihan untuk resign kemudian membangun kerajaan bisnismu sendiri.

10. Saat Melihat Kesuksesan Orang Lain, Kamu Berpikir: “Mereka Saja Bisa, Kenapa Aku Tidak?”

Cara belajar efektif

Kamu adalah orang yang meyakini bahwa faktor utama keberhasilan usaha adalah kerja keras, talenta yang dihadiahkan dari Tuhan. Melihat cerita-cerita orang sukses, kamu justru akan berpikir jika mereka bisa sukses maka kamu juga bisa. Tiap harinya orang dapat melakukan hal-hal hebat. Kamu yakin bahwa kamu adalah orang yang juga punya kemampuan untuk dapat melakukan kehebatan itu.

11. Bagimu, Kebanggan Adalah Saat Kamu Mendapatkan Penghargaan Yang Ditentukan Oleh Usahamu Sendiri

Jika bekerja di bawah orang lain, pendapatan kita ditentukan oleh sistem atau keputusan mereka. Mungkin kita memang akan terus mendapatkan gaji yang sama tiap bulan, tidak peduli seberapa rajin atau malasnya kita bulan itu.

Namun jika kamu adalah orang yang lebih memilih untuk mendapatkan penghargaan yang setara dengan muatan kerjamu mungkin kewirausahaan memang sudah mengalir di darahmu.

Dengan menjadi pemimpin dari usahamu sendiri kamu tidak dapat mengandalkan simpanan perusahaan untuk menyediakan gaji yang sama untuk kamu tiap bulannya.

Kamu akan benar-benar mengerti bahwa hanya kerja keras dan kegigihanmu yang akan menentukan besarnya pendapatanmu. Itu tidak apa-apa karena paling tidak hal tersebut benar-benar mencerminkan usahamu bukan orang lain.

12. Kamu Tidak Menyukai Ide Tentang Menggantungkan Masa Tua Pada Uang Pensiun. Kelangsungan Hidup di Masa Depan Sudah Seharusnya Menjadi Tanggung Jawabmu

Manajemen keuangan

Jika kamu tidak menyukai ide mendapatkan uang pensiunan yang hanya sepertiga gaji atau mengandalkan tabungan seumur hidupmu, mungkin kamu harus beralih menjadi pengusaha cafe.

Dengan menciptakan usahamu sendiri, kamu akan dapat menyaksikan usahamu tersebut dilanjutkan dan berkembang menjadi semakin besar. Kamu juga dapat menyediakan masa depan untuk anak-anakmu jika mereka ingin melanjutkan usahamu.

Karena kamu-lah nahkoda dari kapal tersebut, kamu akan dapat menentukan sendiri kapan kamu ingin berhenti dan menyerahkan tuas pengendalinya. Atau jika kamu ingin tetap bekerja seumur hidup pun, tidak akan ada yang bisa melarang. Kamu tidak akan berhenti berkarya karena batasan usia.

 Jika kamu memiliki tanda-tanda di atas mungkin kamu memang tidak ditakdirkan untuk bekerja di bawah pimpinan orang lain. Nah, mulai saat ini kamu hanya perlu memantapkan niat dan dedikasi untuk berkarya di bawah kepemimpinanmu sendiri.

Tidak ada yang bilang membuka usaha sendiri akan terasa lebih mudah. Tapi paling tidak, kamu sudah mengambil langkah untuk menentukan arah nasibmu sendiri. Semoga beruntung dengan segala keputusan yang akan kamu ambil!

Bagaimana dengan artikel ciri bahwa kamu terlahir menjadi seorang pengusaha cafe ?

mau mempelajari materi diatas lebih dalam lagi?

Pelatihansoftskill juga memberikan berbagai berbagai pelatihan mulai dari public speaking, jualan, digital marketing, produktivitas, konten kreator dll.

Kalo kamu pengen belajar public speaking, pelatihansoftskill.com punya kursus yang udah diikuti ribuan orang.. Di kursus public speaking kamu akan mempelajari cara menjadi seorang public speaker profesional (bukan MC presenter atau penyiar radio). Pelajaran yang akan kamu dapetin antara lain meningkatkan rasa percaya diri, mengatur emosi, gimana bikin penonton antusias dan materi lainnya dengan praktek yg didampingi langsung oleh mentor profesional kami.

KLIK TOMBOL DI bawah ini ya buat tanya tanya GRATIS

Ingin Meningkatkan Kepercayaan Diri, Karir atau Bisnis? Yuk Ikut Seminar Public Speaking di Bandung

Mau Ebook & Webinar Gratis

ebook gratis

Silahkan Isi Form Berikut Ini Dulu :

Sisi gelap komunikasi rapat yang buat hasil rapat berantakan. Kamu pasti lakukan.

Kamu pasti pernah saat Rapat selesai.Semua terlihat paham. Saya menutup dengan kalimat singkat,“Oke, lanjut ya.” TAPI.... Jeng Jeng JEng Beberapa hari kemudian, hasil kerja masuk.Arah berbeda. Detail melenceng. Prioritas tertukar. TARGET BERANTAKAN Di kepala saya...

85% public speaking pemimpin gagal memahami ini. Kamu sudah tau ?

Coba cek tim kamu. Apakah ??? Tim datang dari berbagai latar. Beragam budaya. Berbeda cara bicara. ? Sebagai pemimpin, bagaimana seharusnya public speaking pemimpin yang kamu lakukan. Saat meeting sepertinya gak pernah ada masalah. Semua kelihatannya paham. Namun...

Teknik kepemimpinan yang salah, ingin tim selalu damai dan kompak. Hati hati meledak.

Jangan sampai kamu mengalami hal ini di kantor kamu. Meeting tenang. Nada bicara halus.Semua terlihat saling menghargai. Saya pulang dengan perasaan aman.Tidak ada perdebatan.Tidak ada gesekan. Namun beberapa minggu kemudian, muncul masalah besar Terjadi pertengakaran...

SOLUSI sederhana untuk kesalahan komunikasi pemimpin. FEEDBACK, ini caranya

Ada pemandangan yang sering muncul di perusahaan. Saya tanya,“Ada masukan?” Ruangan hening.Beberapa orang senyum.Ada yang menunduk. Saya lanjut,“Kalau ada ide, silakan ya.” Semua terlihat paham . Aman. tapi...Sepi. Akhirnya keputusan tetap diambil.Beberapa minggu...

kesalahan cara komunikasi leader paling umum. 90% pejabat melakukan ini

Ada momen yang sering terjadi di ruang meeting dengan cara komunikasi leader yang seperti ini Saya jelaskan panjang lebar.Pakai istilah strategis.Kalimat keren JARGON kebarat baratan agar terdengar pintar. Tim mengangguk serempak. dan....Saya merasa komunikasi...

Memberikan arahan yang jelas justru membuat tim kamu bingung, ini teknik komunikasi pemimpin yang benar

Coba cek apakah tim kamu mengalami ini ? Email masuk bertubi-tubi. Chat grup nyala terus. Undangan meeting datang tanpa jeda. Saya yakin niatnya baik.Semua ingin cepat.Semua ingin lengkap. Namun yang sering terjadi justru sebaliknya.Pesan penting tenggelam.Aksi nyata...

Ternyata ini kesalahan teknik presentasi kamu yang buat tim kamu gak capai target. PAKAI SMART

Pernah ngalamin momen ini? Saya bilang ke tim,“Tolong ini diselesaikan secepatnya ya.” Tim mengangguk.Saya merasa pesan sudah tersampaikan.Saya lanjut ke agenda berikutnya. Beberapa hari lewat.Hasil datang.Dan… saya terdiam. Cepat sih tapi hasilnya ternyata berbeda...

Kamu pernah nanya saat meeting tapi ga ada yang tanggapi ? Ini kesalahan komunikasi pemimpin yang pasti kamu lakukan.

Coba jujur sebentar ya. Pernah ada momen seperti ini:Saya tanya ke tim,mereka jawab panjang,saya angguk-angguk…lalu di kepala saya sudah sibuk nyusun jawaban. Saat mereka selesai, saya langsung kasih solusi. Rasanya produktif.Rasanya efisien.Rasanya seperti pemimpin...

Kamu merasa sudah menjelaskan berjam jam tapi tim kamu kok masih bingung ?

Pernah nggak kamu merasa seperti ini: Saya sudah jelasin.Saya sudah ulangi.Saya bahkan merasa ini basic banget. Tapi…Tim masih salah jalan.Hasilnya melenceng.Dan akhirnya saya geleng-geleng kepala sambil mikir,“Ini mereka yang nggak nangkap, atau saya yang kurang...

8 dari 10 pengusaha tidak bisa memimpin. Solusinya cukup dengan Public Speaking Pemimpin

Sebagai seorang trainer dengan ratusan jenis profesi dan klien, sangat disayangkan banyak sekali klien saya adalah seorang pengusaha. Mereka rata rata tidak bisa melakukan public speaking pemimpin sehingga produktivitas dari perusahaan menurun. Rata rata mereka...