Tak sedikit orang gagal mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) karena melakukan beberapa kesalahan akibat ketidaktahuannya. Setidaknya ada tujuh kesalahan kerap terjadi dalam pengajuan KPR.

Agar kesalahan tersebut tidak terjadi pada Anda saat mengajukan kredit pemilikan rumah, beberapa uraian berikut ini bisa Anda simak:

1.Rata-rata pemohon KPR hanya mengajukan pinjaman ke satu bank saja. Ketika bank tidak menyetujui, maka kemungkinan pemohon akan sedih dan stres.

2.njurannya ialah ajukan kredit minimal keempat bank sekaligus. Hal ini akan berguna ketika salah satu bank menolak, masih ada kemungkinan di tiga bank lainnya.

Selain itu, mengajukan permohonan ke banyak bank menunjukkan bahwa Anda serius ingin meminjam uang dengan cepat.

 Secara psikologis, orang takut berhutang atau ingin meminjam uang dengan nilai paling kecil dengan waktu paling pendek. 

Sebenarnya, jika dihitung kembali, jangka waktu pengembalian uang lebih panjang akan meringankan pemohon kredit karena harga properti dipastikan akan terus naik, sedangkan biaya cicilan tidak berubah.

Pengajuan KPR

3.Biasanya, orang meminjam uang ketika dalam kondisi tidak memiliki uang. Orang menganggap jika berhutang akan membuat usaha menurun, sehingga baru berhutang setelah usahanya jatuh. Sialnya, bank hanya memberikan pinjaman kepada orang yang memiliki uang. Hal itu karena orang tersebut tentu bisa membayar cicilan hutangnya.

4.Biasanya, orang menabung setelah dikurangi pengeluaran sehingga tabungan tergantung dari besaran pengeluaran yang berbeda-beda per bulannya. 

Langkah ini kurang tepat, karena bank melihat nilai cash yang dihasilkan setiap bulannya, bukan melihat jumlah pengeluaran kita. Dengan terus melakukan kebiasaan tersebut, maka akan mengurangi penilaian bank terhadap diri Anda sendiri.

5.Anda mungkin menganggap membayar tunai lebih baik daripada berhutang. Ketika tabungan cukup baru membeli rumah. Ini tidak sepenuhnya salah.

Namun, ketika tabungan sudah dirasa cukup, sementara harga properti terus naik, akhirnya tetap tidak bisa terbeli.

6.Kadang orang menganggap, bahwa bank sebagai “musuh”, bukan partner. Alhasil, orang akan berkutat pada keyakinan bahwa bank sebagai organisasi jahat atau rentenir, dan stigma buruk lainnya. Stigma negatif ini tidak baik diteruskan bila akhirnya Anda harus berhutang kepada bank.

7.Kesalahan terakhir adalah Anda menganggap meminjam uang di bank harus memiliki koneksi atau orang yang dikenal. Padahal, bank memiliki mekanisme yang terbuka luas dan umum bagi siapa saja.

Kunjungi artikel lainnya di Pelatihansoftskill.com untuk mendapatkan info menarik seputar public speaking lainnya.

Cari kelas public speaking yg memiliki mentor bersertifikat ? atau mau meningkatkan kepercayaan diri kamu ?

Hubungi Pelatihansoftskill sekarang juga dibawah ini !!

Rahasia Sukses Bisnis dan Karier: Mengapa Pelatihan Public Speaking Bersertifikat Adalah Investasi Terbaik Anda?

Dalam lanskap bisnis modern yang serba cepat dan kompetitif, kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif bukanlah sekadar keunggulan, melainkan sebuah keharusan. Bagi para pengusaha, direktur, manajer, dan CEO, keahlian berbicara di depan umum atau public speaking...

Public Speaking Entrepreneur: Rahasia Sukses Pengusaha di Panggung Global dan Lokal

Selamat datang, para pengusaha, direktur, manajer, dan CEO yang visioner! Di tengah hiruk-pikuk dunia bisnis yang semakin kompetitif dan dinamis, satu keterampilan krusial seringkali terlewatkan namun memiliki dampak luar biasa: kemampuan berbicara di depan umum. Ya,...

Transformasi Bisnis Anda: Mengapa Memilih Provider Training Terbaik Adalah Kunci Sukses yang Tak Ternilai

Di tengah dinamika pasar yang terus berubah, perusahaan mana pun, dari startup yang sedang meroket hingga konglomerat mapan, menghadapi tantangan yang sama: bagaimana menjaga relevansi, mendorong inovasi, dan mempertahankan keunggulan kompetitif? Jawabannya seringkali...

Pelajari cara mengajukan budget training ini agar proposal Anda langsung disetujui

Anda sudah menyiapkan proposal training selama berhari-hari. Materinya relevan. Vendornya terpercaya. Harganya sudah dinegosiasi sebaik mungkin. Tapi begitu masuk ruang rapat dan presentasi dimulai, direksi mengangkat alis dan berkata: "Ini perlu? Apa urgensinya...

Ini Realitanya tantangan HR di perusahaan. Mana yang pernah Anda hadapi ?

Ada satu momen yang hampir setiap profesional HR pernah rasakan. Anda membawa usulan program pengembangan SDM yang sudah dipersiapkan matang-matang. Data sudah ada. Urgensinya jelas. Tapi begitu presentasi selesai, respons manajemen hanya satu kalimat: "Nanti kita...

In House Training Bandung: Solusi Cerdas Tingkatkan Produktivitas dan Kinerja Karyawan Anda!

Sebagai Direktur, CEO, pemilik bisnis, atau manajer, Anda tentu memahami bahwa aset terbesar perusahaan bukanlah gedung mewah atau teknologi canggih, melainkan sumber daya manusianya. Karyawan yang terampil, termotivasi, dan memiliki visi yang selaras dengan tujuan...

Menguak Potensi Anda: Mengapa Public Speaking Training Adalah Kunci Sukses Pemimpin Masa Kini

Pernahkah Anda membayangkan berdiri di depan audiens, memancarkan kepercayaan diri, dan menyampaikan pesan yang mampu menginspirasi, memotivasi, bahkan mengubah arah bisnis? Bagi banyak pengusaha, direktur, manajer, dan CEO, citra ini adalah impian. Namun, realitanya...

Apa sih sebenarnya Dampak training perusahaan. ? Apakah Training berguna ?

Rapat tahunan tiba. Slide anggaran terbuka. Dan di sana, baris pengeluaran training berdiri sendiri — tanpa angka pendapatan di sebelahnya. Direktur bertanya dengan nada yang sudah Anda hafal: "Ini menghasilkan apa untuk bisnis kita?" Anda tahu training itu berdampak....

Rahasia Sukses Bisnis di Era Digital: Investasi Maksimal dalam Training Karyawan Anda

Di tengah pusaran perubahan bisnis yang begitu cepat, seringkali kita para direktur, CEO, atau pemilik bisnis terjebak dalam rutinitas operasional. Fokus pada angka penjualan, strategi pemasaran, atau efisiensi biaya adalah hal yang wajar. Namun, pernahkah Anda...

Investasi Cerdas di Kota Kembang: Mengapa Training Karyawan Bandung Kunci Sukses Bisnis Anda!

Di tengah hiruk pikuk persaingan bisnis yang semakin ketat, setiap perusahaan, besar maupun kecil, dituntut untuk terus berinovasi dan beradaptasi. Namun, tahukah Anda, bahwa aset paling berharga yang Anda miliki bukanlah teknologi tercanggih atau strategi pemasaran...